Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

The Santri Bawa Pesan Kebhinekaan dalam Islam

Selasa 10 Sep 2019 05:56 WIB

Rep: MGROL/ Red: Reiny Dwinanda

Peluncuran trailer film The Santri oleh Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj dihadiri sutradara Livi Zheng di Jakarta, Senin.

Peluncuran trailer film The Santri oleh Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj dihadiri sutradara Livi Zheng di Jakarta, Senin.

Foto: Mgrol/Republika
Film The Santri disutradarai Livi Zheng.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Konflik dan perpecahan dalam agama ingin ditangkis melalui nilai-nilai kebhinekaan Islam di Indonesia melalui film The Santri. Film yang digarap oleh Livi Zheng dan musiknya diaransemen oleh Purwacaraka ini diharapkan dapat membawa pesan positif tersebut.

"Melalui film ini kita menyampaikan pendekatan Islam yang berbudaya serta menjadi kiblat perkembangan agama Islam sehingga dunia bisa melihat bahwa Islam di Indonesia seperti islam yang diajarkan dalam Alquran," kata Ketua Nahdlatul Ulama (NU) KH Said Aqil Siroj.

Menurul Kiai Said yang ditemui dalam acara peluncuran trailer The Santri di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Senen, Jakarta Pusat, pesan besar soal mengajarkan toleransi serta kecintaan pada tanah air perlu disampaikan melalui pendekatan Islam yang berbudaya. The Santri juga menargetkan menjadi sebuah media pengajaran toleransi dan kecintaan tanah air yang dapat dinikmati oleh berbagai umur serta kalangan masyarakat sendiri, terutama anak-anak muda.

Kiai Said juga menyampaikan peranan penting film ini dalam memperkenalkan ajaran Islam melalui pendekatan budayanya. Ia menjelaskan, budaya-budaya yang baik dan sesuai dengan ajaran Islam dilestarikan serta menjauhkan larangan-larangannya.

"Singkat saja. Film ini menjadi media, sebuah pesan. Pesan dari ajaran-ajaran Islam sebagaimanaIislam yang diajarkan sunan kita dan santri adalah bagian dari keluarga besar yang akan terus menghidupkan ajaran ulama," jelasnya.

Berkaca pada tujuan toleransi keagamaan dalam keberagaman latar yang ada di Indonesia, Purwacaraka mengatakan dukungannya. Ia mendukung karya-karya Indonesia yang memperkenalkan budaya Indonesia dengan pesan yang positif.

"Satu kata saja. Saya mendukung film ini. Film ini membawa nilai-nilai yang harus banyak diserap orang,” ungkapnya.

The Santri akan diperani oleh Gus Azmi, Veve Zulfikar, serta Wirda Mansur ini akan mengambil latar di dua negara, yakni Indonesia dan Amerika. Selain itu film tersebut telah melakukan pengambilan gambar di Pondok Mambaus Shoilihin, Candi Penataran, serta Hutan Maliran.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA