Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Mike Lucock: Eyang Habibie Menyapa Hangat Setiap Orang

Kamis 12 Sep 2019 11:00 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Mike Lucock

Mike Lucock

Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Mike Lucock menjadi pemeran Ilham, putra Habibie, dalam film Habibie & Ainun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Siapapun yang mengetahui sepak terjang dan sosok BJ Habibie niscaya terkesan dengan kejeniusan dan kebaikan hati almarhum. Bagi aktor Mike Lucock, Habibie juga seorang panutan yang sangat inspiratif bagi generasi muda.

"Eyang seorang imam yang baik, terlihat dari cara dia mencintai istrinya, almarhumah Ibu Ainun. Sangat indah sehingga menjadi inspirasi buat anak bangsa untuk menjadi seorang suami idaman, bapak idaman," kata pemeran putra Habibie, Ilham Akbar, dalam film Habibie & Ainun rilisan 2012.

Baca Juga

Lewat video yang dikirimkan kepada Republika.co.id, Mike menceritakan pengalaman berkesan bersama almarhum Bapak Teknologi Indonesia yang tutup usia pada Rabu (11/9). Lewat obrolan hangat, almarhum kerap memberikan petuah yang hingga kini membekas di benak Mike yang kembali terlibat dalam produksi drama biopik Habibie & Ainun 3 yang menyoroti masa muda Ainun.

Salah satunya, mengenai pentingnya belajar dari masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih baik. Dalam hal romansa, menurut Mike, Habibie melakukan itu. Ia menyatakan, tak mengapa menceritakan percintaan di masa lalu kepada pasangan supaya belajar dari yang silam.

Mike mengenang, selama produksi film pertama, Habibie sering datang ke lokasi syuting. Mantan VJ MTV itu takjub karena baru mengetahui seorang mantan presiden menunjukkan kepedulian besar, menyapa hangat setiap orang, bahkan memberikan koreksi.

Tahun ini, pada produksi film ketiga, Mike sempat berjumpa dengan Habibie. Dia kembali terkagum karena Habibie punya memori kuat. Mike yang berusia 32 tahun itu sempat mengira Habibie lupa kepadanya, tetapi sang teknokrat justru menyapa, "Ahhh ini yang jadi Ilham kan."

"Eyang sangat humble, sangat baik hati, dan dia ramah sama siapa saja. Salah satu manusia di dunia yang akan sangat dikangenin. Dia hampir punya segalanya tapi masih saja humble, itu yang paling susah dicari," ungkap pria kelahiran Jakarta ini.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA