Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Joker akan Tayang pada 2 Oktober di Indonesia

Sabtu 21 Sep 2019 05:37 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Esthi Maharani

Joaquin Phoenix

Joaquin Phoenix

Foto: AP
Joker tayang lebih dulu ketimbang rilis di Amerika Serikat pada 4 Oktober 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Warner Bros Indonesia memberikan kabar gembira bagi pencinta film di Indonesia. Film Joker yang dibintangi oleh Joaquin Phoenix akan tayang di dalam negeri pada 2 Oktober 2019.

Lewat akun Twitter resmi Warner Bros Indonesia, @WBPicturesID, film besutan sutradara Todd Phillips akan tayang pada 2 Oktober 2019. Tayang lebih dulu ketimbang rilis di Amerika Serikat pada 4 Oktober 2019.

Mesmerizing (memesona). #JokerMovie – di bioskop mulai 2 Oktober,” cuit Warner Bros Indonesia.

“2 Oktober ini, kenakan wajah bahagia. #JokerMovie.”

Film eksperimental Joker DC telah sukses menuai pujian dalam beberapa festival meskipun belum tayang secara masif di bioskop di dunia. Film itu mendapat jenis pujian yang dapat diraih oleh film-film DC sebelumnya, yaitu Batman v Superman: Dawn of Justice dan Suicide Squad.

Joker juga berhasil menggondol Golden Lion Award dalam Festival Film Venice ke-76. Pimpinan juri Festival Film Venice, Lucretia Martel bertugas mengumumkan pemenang. Film Roma dan The Shape of Water tersingkir oleh Joker untuk mendapatkan Golden Lion Award.

"Saya ingin berterima kasih pada Warner Bros dan DC yang berani keluar dari zona nyaman mereka dengan menghadirkan film ini (Joker)," ujar Phillips.

Selanjutnya, hal yang menjadi kebiasaan film-film di industri film Hollywood adalah melakukan sekuel film sebagai lanjutan kesuksesan film tersebut. Namun, dilansir di laman Digital Spy, Todd Phillips memastikan tak akan ada rencana sekuel untuk film tersebut.

Dia juga mempertegas bahwa Joker yang dia buat tak memiliki hubungan apa pun dengan The Batman. Hal itu ditegaskannya selama sesi tanya jawab baru-baru ini, sambil memastikan filmnya adalah milik label baru Warner Bros untuk proyek-proyek DC yang mandiri.

"Itu tidak benar-benar terhubung dengan jagat komik DC. Dan itu benar-benar tidak sengaja,” ujar Phillips.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA