Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Godbless Dijadwalkan Tampil di Pesta Rakyat Jawa Timur

Jumat 11 Oct 2019 08:24 WIB

Red: Nora Azizah

Grup band Godbless

Grup band Godbless

Foto: MGROL72
Pesta rakyat kali ini juga dimeriahkan dengan 50 ribu porsi kuliner khas Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Grup musik rock Godbless akan tampil pada pesta rakyat peringatan hari jadi Jawa Timur (Jatim) ke-74 Tahundi kawasan Gedung Negara Grahadi di Surabaya. Pesta Rakyat ini rencananya akan diselenggarakan pada Ahad (13/10) mendatang.

"Grup musik Godbless siap menghibur masyarakat Jatim. Kemudian ada juga KLa Project dan Tompi," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Aris Agung Paewai kepada wartawan di Surabaya, Kamis (10/10).

Menurut dia, dihadirkannya grup-grup musik papan atas Indonesia, khususnya Godbless diharapkan dapat menghibur masyarakat di Jatim. Tak hanya dihibur grup musik, pada pesta rakyat juga disediakan 50 ribu porsi kuliner menu khas Jatim gratis untuk pengunjung yang digelar di sepanjang Jalan Gubernur Suryo Surabaya.

"Agar tertib, setiap pengunjung kami beri gelang sebagai penanda untuk mendapatkan kuliner gratis di setiap pintu masuk," ucapnya.

Selain itu, pengamanan ekstra juga dilakukan di empat titik pintu masuk, bahkan kepada pengunjung yang diindikasikan berbau alkohol dan membawa senjata tajam maka tidak diperbolehkan masuk. Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memastikan bahwa akses Jalan Gubernur Suryo dilakukan sistem buka tutup mulai Sabtu, 12 Oktober 2019.

"Jadi, informasi tentang penutupan total Jalan Gubernur Suryo selama tiga hari penuh tidaklah benar, sebab sistemnya buka tutup," katanya.

Sementara itu, dalam rangka Hari Jadi Ke-74 Jatim, pada 12 Oktober 2019 digelar upacara di halaman Grahadi yang juga menampilkan kesenian tari kolosal serta marching band. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, sedangkan seluruh petugas berasal dari unsur kepala organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi setempat.

"Di setiap sudut lokasi upacara, kami juga menyediakan buah-buah lokal hasil pertanian di Jatim yang disuguhkan untuk undangan. Silakan dimakan gratis, tapi setelah upacara berakhir," tuturnya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA