Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Zara Ungkap Arti Penggemar Bagi Jagat Bumi Langit

Rabu 16 Okt 2019 08:27 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Indira Rezkisari

Adhisty Zara atau Zara JKT48 di Indonesia Comic Con 2019, Sabtu (12/10).

Adhisty Zara atau Zara JKT48 di Indonesia Comic Con 2019, Sabtu (12/10).

Foto: Republika/Farah Nabila Noersativa
Zara meyakini penggemar membuat Bumi Langit bisa terus bertahan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi yang juga artis peran Adhisty Zara mengungkapkan betapa pentingnya arti penggemar yang tergabung dalam Rakyat Bumi Langit. Menurutnya, penggemar sangat berarti untuk keberlangsungan jagat sinema Bumi Langit.

"Jadi, penggemar itu sangat penting. Penggemar itu maksudnya Rakyat Bumi Langit itu. Karena penggemar itu yang akan bisa bikin kita terus bertahan," tutur Zara di Super Stage Indonesia Comic Con, di JCC Senayan, Jakarta Pusat.

Menurutnya, dengan adanya dukungan dari penggemar, terutama dari penggemar komik-komiknya sendiri, maka jagat sinema Bumi Langit bisa hadir di tengah-tengah Rakyat Bumi Langit. Dia juga mengatakan masih membutuhkan penggemar-penggemar baru kalangan milenial yang juga menyukai filmnya, selain menyukai komiknya.

"Kita juga butuh generasi-generasi baru untuk dukung jagat sinema Bumi Langit ini. Dengan adanya mereka yang mendukung, maka kita akan semakin bertahan," jelas Zara.

Dengan demikian, jagat sinema Bumi Langit juga akan lebih berkembang, dari segala segi. Perempuan yang akrab disapa Zara JKT48 ini menuturkan, jagat sinema Bumi Langit akan mengembangkan berbagai karakter pahlawan super yang lebih banyak lagi, seperti Sri Asih dan Virgo and The Sparkling.

Dia berharap ke depan akan semakin banyak penggemar di jagat sinema Bumi Langit. "Semoga nanti akan semakin menjadi bagian dari Rakyat Bumi Langit nantinya," jelas Zara yang akan memerankan karakter pahlawan super Virgo itu.

Tak hanya Zara, Abimana Aryasatya, pemeran Gundala pun sepakat dengan adanya Rakyat Bumi Langit maka jagat sinema Bumi Langit bisa berkembang. Konsep dari rakyat, untuk rakyat, oleh rakyat diusung sehingga bisa menghasilkan simbiosis mutualisme.

"Jadi Bumi Langit itu tidak harus mengambil, tapi juga harus memberi. Kita berharap para Usaha Kecil Menengah juga bisa bergerak dengan penjualan-penjualan pernak-pernik jagat Bumi Langit," jelas dia.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA