Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Harry Masih Simpan Luka Mendalam dari Kematian Diana

Jumat 18 Oct 2019 10:07 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Indira Rezkisari

Pangeran Harry

Pangeran Harry

Foto: EPA
Bagi Harry mengingat kematian Diana seperti miliki luka bernanah.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Pangeran Harry mengungkapkan bahwa dirinya merasa tertekan jika mengingat kematian ibunya, Putri Diana. Ia mengatakan bahwa mengingat kematian ibunya seperti luka yang bernanah.

Harry mengakui bahwa sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris, tekanan itu datang karena mereka yang selalu menjadi sorotan publik.

“Saya pikir itu seperti luka yang bernanah dan saya merasa menjadi bagian dalam keluarga ini. Setiap saat melihat kamera dan mendengar bunyinya, itu membuat saya mengingat kenangan buruk dari ibu saya,” ujar Harry dilansir The Independent, Jumat (18/10).

Pernyataan Harry datang dalam sebuah film dokumenter saat dirinya bersama dengan sang istri, Meghan Markle berkunjung ke Afrika Selatan pada bulan lalu. Dalam kunjungan itu, Duke of Sussex itu melalui jalan yang pernah dilakui Diana pada 1997.

Diana ketika itu datang dan berjalan melalui sebuah ladang ranjau di Dirico, Angola. Dalam sebuah foto, Harry terlihat berfoto di sana, serupa dengan Princess of Wales dua dekade lalu, lengkap dengan mengenakan pelindung tubuh.

Melalui akun resmi Sussex Royal, Duke dan Duchess of Sussex membagikan foto kunjungan ke ladang ranjau, dengan menuliskan sebuah kutipan yang berbunyi, “jika larangan internasional terhadap ranjau dapat diamankan artinya, melihat jauh ke depan, bahwa dunia mungkin menjadi tempat yang lebih aman bagi generasi mendatang.”

Dalam film dokumenter itu, Harry mengatakan berada di lokasi itu membuatnya merasa sangat emosional karena selalu mengingatkan dirinya tentang Diana. Seperti yang telah dikatakannya, dalam perannya saat ini, serta tekanan yang ada, ia selalu mengingat hal-hal buruk.

Harry juga memberikan pidato yang emosional saat berada dalam upacara penghargaan untuk merayakan anak-anak dengan penyakit akut. Ia mengakui bahwa acara ini membuatnya sangat tersentuh, terlebih karena pria berusia 35 tahun itu kini adalah seorang ayah.

“Saya dan istri saya merasa sangat istimewa dapat bergabung di WellChild Awards tahun ini, dan berada di sebuah ruangan dengan manusia yang luar biasa. Sudah lebih dari satu dekade sejak pertama kali dayang ke acara ini dan setiap tahun mereka tidak pernah gagal untuk mengejutkan dan menginspirasi saya. Namun tahun ini, itu beresonansi dengan cara yang berbeda, karena sekarang saya seorang ayah,” jelas Harry yang kemudian matanya mulai terlihat berkaca-kaca.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA