Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Mengenal Silat Beksi Asli Betawi

Sabtu 19 Okt 2019 14:41 WIB

Rep: Ronald Ricardo (cek n ricek)/ Red: Ronald Ricardo (cek n ricek)

Sumber: Istimewa

Sumber: Istimewa

Silat Beksi adalah salah satu aliran silat yang bertumpu pada teknik pukulan

Di tengah derasnya arus modernisasi, Yayasan Kampung Silat Petukangan (YKSP) di Ciledug Raya No. 46, Petukangan Utara, Jakarta Selatan terus melestarikan seni bela diri silat Beksi.

"Agar para generasi muda juga mencintai seni dan budaya Betawi, seminggu dua kali kami melakukan latihan seni bela diri silat Beksi," ujar Naupal Haryawan, Ketua Umum Yayasan Kampung Silat Petukangan, Jumat (11/10). Latihan digelar pada hari Sabtu pukul 20.00 sampai selesai dan Minggu pukul 08.00 hingga selesai.

Menurut Naupal, yayasan yang berdiri sejak 1910 itu kini memiliki lima perguruan silat beraliran Beksi yang masing-masing mengacu pada sanad keilmuan lima tokoh Silat Beksi Petukangan, Haji Godjalih, Haji Hasbullah, Kong Simin, Kong Noer, dan Mandor Minggu.

Sumber: Istimewa

Ditambahkan Naupal yang juga salah satu cicit Almarhum Haji Godjalih ini, dari lima perguruan yang ada di Petukangan ada sekitar seribu murid berusia SD, SMP, SMA hingga orang dewasa. "Harapannya, Kampung Petukangan juga bisa dijadikan Destinasi Wisata Budaya Sejarah Religi Berbasis Silat Beksi Petukangan," ujarnya.

Silat Beksi ''Maen Pukulan"

Silat Beksi adalah salah satu aliran silat yang bertumpu pada teknik pukulan (Betawi: maen pukulan). Aliran ini awalnya dikembangkan oleh masyarakat dari daerah Kampung Dadap, Kecamatan Kosambi, Tangerang.

Sumber: Istimewa

Baca Juga: Gebyar Budaya Betawi Hadirkan Pencak Silat Hingga Lenong Betawi

Penemu aliran ini adalah Lie Tjeng Hok (1854-1951), seorang keturunan Tionghoa dari keluarga petani. Nenek moyangnya diperkirakan berasal dari Amoy (Xiamen), Tiongkok. 

Ia menggabungkan ilmu bela diri keluarganya dengan ilmu dari guru-guru Betawi, dan mengajarkannya kepada para murid Betawi pesisir dan orang Tionghoa Benteng di sekitar Kampung Dadap. Di kemudian hari, aliran silat ini juga menyebar ke daerah Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, dan daerah Batujaya, Batuceper, Tangerang.

Perguruan silat Beksi memiliki 12 jurus dasar, yang masing-masing memiliki pecahannya. Menurut empat guru besar perguruan Beksi di Petukangan, walaupun ada perbedaan nama-nama dan urutan jurus, setidaknya ada 3 jurus dasar yang sama nama dan urutannya, yaitu Beksi, Gedig, dan Tancep.

BACA JUGA: Cek Berita SELEBRITI, Informasi Terkini Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ceknricek.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ceknricek.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA