Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Karier Pandji Pragiwaksono Berawal dari Radio

Selasa 22 Oct 2019 19:20 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Pandji Pragiwaksono

Pandji Pragiwaksono

Foto: Rakhmawaty La'lang/Republika
Pandji Pragiwaksono mengatakan, pencapaiannya sekarang semuanya berawal dari radio.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pandji Pragiwaksono saat ini dikenal sebagai sosok multitalenta yang aktif berkarya sebagai aktor, presenter, penyanyi rap, Youtuber, hingga komedian. Segala pencapaian yang sudah diraih Pandji selama ini ternyata berakar dari pengalamannya menjadi seorang penyiar radio.

Baca Juga

“Semua yang ada di diri gue saat ini nggak mungkin (ada) kalau gue nggak siaran radio,” terang Pandji di hadapan para peserta Gue Anak Radio Season 2, beberapa waktu lalu.

Dalam menjalani beragam profesinya, Pandji memiliki satu tujuan yang sama. Pandji ingin apa yang ia lakukan bisa membuat orang lain merasakan sesuatu, bukan hanya sekedar tertawa. Pengalaman sebagai penyiar radio membantu mengasah kemampuan Pandji untuk bisa mewujudkan hal ini. 

Gue menemukan kebahagiaan kalau lo merasakan sesuatu dan gue yang menaruh perasaan itu di elo,” kata Pandji. 

Salah satu hal penting yang dipelajari pandji selama menjadi penyiar radio adalah kejujuran. Pandji mengatakan, profesi sebagai penyiar radio mengharuskannya untuk jujur. 

“Jadi penyiar mengharuskan kita untuk jujur,” ungkap Pandji.

Ketika sedang merasa sedih. misalnya, penyiar radio tidak harus berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja. Kepura-puraan akan membuat penyiar radio terdengar palsu di telinga pendengarnya. 

Namun di sisi lain, penyiar radio juga harus peduli dengan para penggemarnya. Bukan berarti penyiar bisa banyak berdiam diri saat siaran ketika merasa sedih. 

“Kalau marah, lo marah bersama pendengar. Bukan marahin pendengar. Kalau sedih, sedih bersama pendengar. Bukan sedih sendiri,” tutur Pandji. 

Untuk bisa melakukan ini, Pandji selalu memperlakukan pendengarnya sebagai sahabat. Ini memudahkan Pandji untuk bisa merasakan marah, sedih, hingga bahagia bersama dengan pendengar.

Kemampuan tersebut turut membantu Pandji ketika mulai menjajal profesi lain. Dalam pertunjukan stand up comedy misalnya, banyak pendengar yang bisa menikmatinya meski mereka hanya mendengarnya secara audio melalui layanan streaming musik.

“Karena di radio, gue diajarin theater of mind, agaimana kata-kata yang kita hasilkan membantu mereka untuk membayangkan,” lata Pandji. 

Oleh karena itu, Pandji berpesan kepada para peserta Gue Anak Radio Season 2 untuk memanfaatkan kesempatan mereka dengan baik bila terpilih untuk menjadi penyiar radio di Grup Mahaka Radio Integra (MARI). Pandji mengatakan. berbicara di depan mikrofon saat siaran merupakan kesempatan bagi penyiar radio untuk menyisakan perasaan di hati pendengar.

“Buka mic bukan untuk curhat. Gue belajar itu lebih dari 10 tahun, itu yang masih gue pegang sampai saat ini,” kata Pandji. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA