Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Ariel Tatum Ungkap Punya Gangguan Mental

Kamis 24 Oct 2019 01:37 WIB

Rep: Yuni Arta Sinambela (cek n ricek)/ Red: Yuni Arta Sinambela (cek n ricek)

Foto: Yuni Arta Sinambela/Ceknricek.com

Foto: Yuni Arta Sinambela/Ceknricek.com

Ariel Tatum adalah salah satu penderita Borderline Personality Disorder (BPD).

Ceknricek.com -- Ariel Tatum salah satu sosok publik yang memiliki banyak idola. Siapa sangka, ternyata Ariel Tatum adalah salah satu penderita Borderline Personality Disorder (BPD) atau kepribadian ambang akut yang menyebabkan dirinya sulit untuk berkegiatan dan menjalin hubungan dengan orang lain. 

Hal ini diungkapkannya saat menjadi pembicara di seminar Let's End The Shame pada beberapa waktu lalu. Saat ini dara berusia 22 tahun itu sedang giat memberikan penyuluhan, seminar, dan talkshow guna mengingatkan lagi ke banyak orang mengenai kesehatan mental.

''Sekarang ini di Indonesia sudah mulai terbuka terkait masalah kesehatan mental. Kesehatan mental saat ini menjadi sesuatu yang penting, karena kurangnya kesadaran masyarakat tentang bagaimana sebaiknya mengatasi atau memberikan perhatian pada orang-orang dengan penyakit mental,” kata Ariel Tatum dalam seminar yang berlangsung di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat itu.

Jadi Pembicara di Seminar Let's End The Shame, Ariel Tatum Ungkap Punya Gangguan Mental
Foto: Yuni Arta Sinambela/Ceknricek.com

Baca Juga: Prilly Latuconsina Pernah Alami Gangguan Mental

Menurut Ariel Tatum, kurangnya informasi dan penyuluhan mengenai hal ini menjadi salah satu faktor, kenapa sampai sekarang semakin banyak orang-orang yang menderita kesehatan mental tapi tidak menyadari bahwa mereka memiliki hal tersebut. “Bahkan seseorang yang mengetahui bahwa ada sesuatu yang salah dalam dirinya, merasa malu untuk mengakui hal tersebut ke kerabat, sahabat, bahkan ke dokter sekalipun,” jelasnya.

Dalam seminar ini, Ariel Tatum juga berbagi cerita tentang cara mengatasi fase-fase depresinya, serta apa saja yang dia lakukan untuk membantu meredakan gejala ekstrem lainnya seperti gangguan dalam pola pikir, perilaku yang membahayakan diri sendiri, hingga usaha untuk bunuh diri. 

Menurut Ariel, seminar ini merupakan langkah pertamanya untuk membantu mengubah stigma di Indonesia terkait masalah kesehatan mental. Saat ini banyak anak-anak muda yang sudah mulai sadar akan pentingnya kesehatan mental.

BACA JUGA: Cek FILM & MUSIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: ThomasRizal

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ceknricek.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ceknricek.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA