Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Tangga di Film Joker Jadi Tujuan Wisata

Kamis 24 Oct 2019 07:13 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Ani Nursalikah

Film Joker

Film Joker

Foto: Warner Bros via AP
Banyak warga setempat kurang nyaman dengan keberadaan banyak orang di tangga itu.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Jika Anda belum melihat film Joker, Anda mungkin bertanya pada orang-orang yang berbondong-bondong ke salah satu tangga di New York City, “Kenapa begitu serius mendapatkan foto?”.

Penggemar film Joker dapat dengan cepat mengenali tangga nyata dari salah satu adegan klimaks dalam film garapan Todd Phillip itu. Tangga itu menjadi pintu masuk sangat penting sebagai alter-ego penjahat tituler, pemeran utama Joaquin Phoenix sebagai Arthur Fleck. Fleck merayakan titik baliknya sebagai penjahat dengan rangkaian tarian khas Joker di tangga tersebut dengan latar lagu Gary Rock, Rock and Roll Part 2.

Dilansir di People, Rabu (23/10), tangga yang menjadi bagian dari Kota Gotham itu, sebenarnya terletak di Shakespeare Avenue di Bronx. Kini, lokasi itu menarik kunjungan banyak orang.

Baca Juga

Beberapa penggemar mendokumentasikan pengalamannya di tangga yang disebut “Joker Stairs” itu untuk menjadi konten unggahan di media sosial Instagram. Mereka meniru gerakan Fleck dalam film tersebut. Beberapa wisatawan datang hanya untuk berfoto dengan cepat, sementara yang lain datang mengenakan riasan wajah ala Joker.

Namun, tidak semua orang yang tinggal di dekat lokasi senang dengan kedatangan para penggemar Joker itu. Gothamist, sebuah situs seni dan hiburan NYC mengambil foto selebaran di dekat tangga yang menjelaskan kepada pengunjung bahwa tidak sopan memperlakukan komunitas dan penduduk setempat sebagai kesempatan berfoto.

Salah satu penduduk setempat, Jonathan Francis berharap 'tujuan wisata' di daerahnya segera berakhir. “Kami berharap ini segera berakhir karena kami tidak membutuhkan ketenaran itu. Kami merasa tidak dihargai,” kata Francis.

Francis mengatakan banyak warga setempat yang akan bekerja atau bersekolah merasa kurang nyaman dengan keberadaan banyak orang di tangga itu. Film Joker telah meraup keuntungan global besar-besaran hingga mencapai 737,5 juta dolar AS, setelah tiga pekan penayangannya.

Joker berada di posisi tepat di belakang Deadpool (2016) sebagai film dengan nilai Restricted (terbatas) tertinggi sepanjang masa. Joker mendapat berbagai pujian dari para kritikus dan menerima penghargaan Golden Lion di Festival Film Venice pada akhir Agustus, sebelum pemutaran perdana di Festival Film Internasional Toronto.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA