Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Y.O.L.O FEST 2019

Redstone Gelar Konser Disco and Romantic Love Music

Selasa 12 Nov 2019 12:39 WIB

Red: Agus Yulianto

Sebuah  konser musik dengan tema “ Disco and Romantic Love Music ”  yang sebagai supporting content-nya menghadirkan 3 musisi legendaris tahun 90-an yaitu:  C+C Music Factory, Color Me Badd & All 4 One.

Sebuah konser musik dengan tema “ Disco and Romantic Love Music ” yang sebagai supporting content-nya menghadirkan 3 musisi legendaris tahun 90-an yaitu: C+C Music Factory, Color Me Badd & All 4 One.

Foto: Foto: Istimewa
Ke depannya konten YOLO Fest dipastikan akan selalu berbeda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - - Saat ini trend musik  sedang berputar kembali masuk ke era 90-an. Salah satu hal yang selalu diingat oleh orang-orang lintas generasi 90-an adalah musik disko. Bahkan era 90-an memang selalu diingat sebagai puncak musik disco di dunia.

Meskipun demikian, era ini juga  banyak melahirkan group band yang bernuansa musik romantis, lembut dan easy listening.  Bertemakan serunya nuansa 90-an Artek n Partner melalui Redatone melahirkan satu signature event-nya lagi tahun ini. 

Sebuah  konser musik dengan tema “ Disco and Romantic Love Music ”  yang sebagai supporting content-nya menghadirkan 3 musisi legendaris tahun 90-an yaitu:  C+C Music Factory, Color Me Badd & All 4 One. 

Signature event Redatine ini bertajuk YOLO FEST, Y.O.L.O berakronim : You Only Live Once.  Yang bisa diartikan bermacam-macam. Tapi, biasanya lebih terkait ke  hura hura dan hedonism. Bedanya Y.O.L.O dievent Redstone kali ini, YOLO Fest membawa arti menikmati momen kesenangan bersama orang paling spesial buat anda, bisa sahabat, teman, keluarga atau orang terkasih sebagai bentuk penghargaan kepada diri sendiri atas pencapaian yang sudah didapat.

"Hidup untuk sebuah pencapaian maksimal dan sesudahnya berikan dirimu sebuah reward suatu moment kesenangan kebersamaan di YOLO Fest," kata Maya Dewi Armananty, Presiden Direktur Artek n Partners dalam rilis yang diterima Republika.co.id. Selasa (12/10)

Maya mengatakan, pada launching perdana YOLO Fest tahun ini, secara konten pihaknya berusaha mengikuti bentukan trend  musik yang  ada ditahun ini. "Back to 90’s jadi pilihan kami walaupun pastinya akan dihadirkan dengan kemasan yang berbeda. Tapi ke depannya konten YOLO Fest dipastikan akan selalu berbeda agar tetap dinantikan dan mengikuti trend musik kekinian di Indonesia," tambahnya. 

YOLO Fest tahun ini akan hadir dan ditargetkan menjadi sebuah konser musik yang dapat membawa audience untuk menikmati kembali ke masa kejayaan music era 90-an. YOLO FEST akan diselenggarakan di The Kasablanka Hall, Kuningan - Jakarta selatan, selama dua hari yaitu tanggal 10-11 Desember 2019.

Dengan format dua hari show. Hari pertama, pada 10 Desember, akan mengusung tema Disko dengan menghadirkan line up C+C Music Factory dan guest star lokal Ronald Disko, Diskopantera. "Sedangkan di hari kedua dengan tema lebih slow dan romantic, pada tanggal 11 Desember, YOLO Fest menghadirkan  line up utama Color Me Badd & All 4 One dan band pembuka Padhayangan Project," kata Sonny Listhon General Manager  dari Redstone.

YOLO FEST menghadirkan kurang lebih 10 ribu penonton. Open gate di mulai pada pukul 18.30 WIB sampai dengan pukul 19.00 WIB. Konser sendiri akan dimulai pukul 19.00 WIB dengan performance band pembuka yang sudah melegenda juga di Indonesia.

Tiket sudah tersedia dan bisa dibeli di rajakarcis.com, untuk harga tiket YOLO Fest. Info lebih lanjut mengenai YOLO FEST bisa mengunjungi Instagram @yolofestid, Facebook Pages Yolo Fest Indonesia dan Official Website http://yolofest.id/ 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA