Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Pangeran Charles Segera Luncurkan Koleksi Busana Perdana

Kamis 14 Nov 2019 16:44 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Pangeran Charles.

Pangeran Charles.

Foto: EPA
Koleksi busana yang diluncurkan Pangeran Charles terdiri dari 17 potong pakaian.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris mengikuti jejak langkah menantunya, Meghan Markle, yang belum lama ini bekerja sama dengan Smart Works meluncurkan koleksi pakaian kerja. Dalam waktu dekat, Pangeran Charles akan meluncurkan koleksi busana perdana miliknya.

Melalui yayasan The Prince's Foundation, dia berkolaborasi dengan ritel Italia Yoox Net-a-Porter menghadirkan busana untuk pria dan wanita. Jenama yang diberi nama The Modern Artisan itu akan mengawali kiprahnya dengan peluncuran koleksi musim gugur dan musim dingin.

Menurut Vanity Fair, koleksi tersebut akan mengambil inspirasi dari karya Leonardo da Vinci, sekaligus untuk mengenang 500 tahun kepergiannya. Tujuan hadirnya lini busana ialah menyatukan tekstil artisan dengan desain berbasis data konsumen Yoox Net-a-Porter dalam manufaktur berkelanjutan. Sebagai tahap awal, akan ada 17 potong koleksi busana yang dirancang oleh enam mahasiswa dan alumni Politecnico di Milano.

Busana dirancang di Italia dan produksi pembuatannya berlangsung di Inggris. Koleksi mengekspresikan perpaduan bakat dan teknologi melintasi perbatasan, juga membekali siswa dari Inggris serta Italia dengan keterampilan dan pengalaman dalam lanskap digital.

"Proyek ini menjadi bagian dari kemitraan jangka panjang Yoox Net-a-Porter dan The Prince's Foundation yang membantu generasi muda memadukan kerajinan tradisional dengan kreativitas digital," kata CEO Yoox Net-a-Porter, Federico Marchetti.

Pembelian produk fesyen berkelanjutan tersebut bisa dilakukan melalui Net-a-Porter, Mr Porter, The Outnet, dan Yoox. Semua keuntungan dari penjualan koleksi akan disalurkan The Prince's Foundation kepada orang dan komunitas yang membutuhkan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA