Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Romansa ke Masa Depan, Album Romantis dari Glenn Fredly

Jumat 15 Nov 2019 17:23 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Glenn Fredly

Glenn Fredly

Foto: Republika/Prayogi
Album baru Glenn Fredly, Romansa ke Masa Depan, memuat 14 lagu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi Glenn Fredly merilis album terbaru bertajuk Romansa ke Masa Depan. Peluncuran karya berlangsung di M Bloc Live House, Jakarta Selatan, Kamis (14/11). Pada kesempatan itu, Glenn menggelar konser mini dan membawakan sekitar 10 lagu.

"Selamat malam semua, senang rasanya bisa move on dan bikin album baru. Malam ini awal perayaan 25 tahun Glenn Fredly di 2020 nanti. Saya ingin berbagi karya-karya baru dengan kalian semua," kata Glenn saat menyapa penonton petang itu.

Album Romansa ke Masa Depan yang memuat 14 lagu resmi hadir untuk publik pada Jumat (15/11). Glenn memperkenalkan lagu-lagu baru di albumnya pada konser, meski tidak semua dibawakan. Dia juga menceritakan kisah di balik proses produksi karya.

Glenn memulai dengan "Generasi Antariksa" yang liriknya melambangkan perkembangan zaman. Tembang kedua yang dia bawakan sudah dihafal sebagian penonton, yakni lagu tema film Twivortiare yang berjudul "Kembali ke Awal".

Musisi 44 tahun itu lanjut membuat 'baper' penonton dengan "Apa Kabarmu Nona?". Menurut Glenn, tembang mengisahkan seseorang yang teringat mantan kekasih tapi hanya ingin mendoakannya. Malam itu, Glenn membawakan pula "Gara-Gara Kamu" milik Slank dengan aransemen baru.

Deretan judul lain dalam album termasuk "Selesai", "Coklat", "Rona", "Orang Biasa", "Perempuanku", "Kemanusiaan", dan "Evlogia". Album Romansa ke Depan hadir sembilan tahun setelah album terakhir Glenn, Lovevolution pada 2010.

Glenn berkolaborasi dengan banyak musisi untuk album kali ini, di antaranya Tantowi Yahya, Ariel Tatum, Yacko, Ivan Nestorman, dan Basudara Choir. Dia membocorkan, Romansa ke Masa Depan merupakan bagian pertama, yang lanjutannya bakal hadir Agustus 2020.

Menurut Glenn, album barunya memuat memori kolektif sepanjang proses perjalanan yang membentuk karakter dan pesona tersendiri. Semua itu membawa harapan baik untuk selalu digenggam dalam menyambut gembira format masa depan.

Lagu cinta bergenre pop masih mendominasi album terbaru Glenn. Sang musisi menganggap musik pop adalah narasi yang ekspresif guna membangun dialog dengan generasi baru, sementara lagu cinta tidak akan lekang oleh waktu dan zaman.

"Gua percaya lagu menentukan takdirnya sendiri. Sebuah lagu akan ketemu pendengar dan penikmatnya masing-masing lewat cara yang tidak disangka-sangka," kata Glenn.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA