Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Eric Nam Bicara tentang Album Bahasa Inggris Pertamanya

Senin 18 Nov 2019 14:22 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Eric Nam

Eric Nam

Foto: Soompi
Sejak awal jadi musisi Eric Nam ingin merilis album dengan bahasa Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL-- Meskipun tidak banyak muncul di televisi, karier musik penyanyi solo Korea Selatan Eric Nam melesat lebih dari sebelumnya. Selama beberapa tahun terakhir, Nam telah membuat dirinya dikenal baik di kancah K-pop maupun di tempat lain dengan tur dunia, jenis musik yang berbeda, dan kolaborasinya dengan artis-artis terkenal dunia.

Namun, kini pria berusia 30 tahun itu memutuskan lebih akrab dengan penggemar globalnya melalui album bahasa Inggris pertamanya, Before We Begin. Nam mengaku selalu ingin merilis album bahasa Inggris sejak menjadi seorang musisi.

Banyak orang bertanya Nam apakah ia mencoba masuk ke pasar global.“Saya pikir aman untuk mengatakan bahwa saya perlahan-lahan bersiap untuk itu. Dengan kebangkitan K-Po secara global, sebagai artis bilingual, saya pikir ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk menjadi jembatan antara budaya dan mempromosikan K-pop,” ujar Nam dalam wawancara dengan The Korea Herald, seperti yang dilansir dari situs yang sama.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

have you streamed/downloaded/purchased? 들어보셨나요? Ericnam.com for links and upcoming tour dates Tag a friend, i bet you wont. 😉#congratulationsericnam #ericnam #에릭남

Sebuah kiriman dibagikan oleh 에릭남 Eric Nam (@realericnam) pada

Album buatannya digawangi oleh lagu berirama pop dengan judul Congratulation. Lagu ini menampilkan Marc E. Bassy dan bercerita tentang rasa kebebasan yang datang setelah mengakhiri hubungan.

Album tersebut juga menampilan tujuh lagu bertema cinta. Semuanya ditulis dan disusun oleh Nam.

Nam kemudian bercerita, di masa lalu ia sering merilis lagu dalam dua bahasa, yakni Korea dan Inggris. Dengan membuat album baru dalam bahasa ibu (bahasa Inggris), Nam bisa sepenuhnya membenamkan diri dalam proses kreatif.

“Selama beberapa tahun terakhir, saya harus menulis lagu dalam bahasa Inggris dan kemudian membuat lirik Korea. Namun memberikan emosi dan konteks versi asli adalah pekerjaan yang sangat sulit. Dengan Before We Begin, saya merasa lega karena tidak harus melakukan pekerjaan semacam itu,” katanya.

Selain itu, lahir dan tumbuh di Atlanta Amerika Serikat membuat ia harus berjuang lebih keras di industri K-Pop. Ketika Nam datang ke Korea Selatan untuk ,mengejar karier K-Pop, ia berbicara sedikit bahasa Korea dan rasa pop soniknya tidak cocok dengan suara K-Pop.

Meski ia berterima kasih atas peluang yang dimiliki di Korea, ia merasa tidak berada di tempat yang tepat sebagai penyanyi. Banyak orang mengkritik pelafalan dan gaya Nam, menyukai kulit putih atau mentega. Anak pertama dari tiga bersaudara ini sering bertanya-tanya mungkin ia tidak semenarik penyanyi lainnya dan tidak akan sukses sebagai penyanyi.

“Tetapi musik sangat penting bagi saya. Jadi saya memutuskan mengembangkan gaya saya sendiri untuk mendapatkan kepercayaan diri. Hasilnya, sekarang saya bisa membuat musik yang saya sukai terlepas dari komentar orang lain,” ujarnya.

Nam telah melakukan tur di 15 kota di Amerika Utara tahun lalu, diikuti oleh pertunjukan di Australia dan kota-kota di Eropa dari Maret hingga Juni tahun ini. Album Before We Begin telah rilis pada Kamis (14/11) malam waktu Korea Selatan. Selain Congratulation, ada pula lagu berjudul Come Through, Love Die Young, You’re Sexy I’m Sexy, How I’m Doing, Wonder, No Shame dan Runaway.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA