Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Lagu-Lagu Frozen II Sulit Saingi Kemegahan 'Let It Go'

Selasa 19 Nov 2019 06:16 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Frozen II

Frozen II

Foto: Walt Disney Animation Studios
Lagu-lagu Frozen II tak ada yang menempel cukup lama di benak begitu keluar bioskop.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sinema Frozen II memiliki daya tarik visual yang sama magisnya dengan film pertama. Jika sinema terdahulu pada 2013 menunjukkan Arandelle membeku penuh salju, film kedua ini menghadirkan visual lebih berwarna dengan warna-warna musim gugur.

Sutradara Chris Buck dan Jennifer Lee menghadirkan kembali deretan tokoh yang dicintai penonton segala usia dari seluruh dunia. Karakter Elsa, Anna, Olaf, Kristoff, dan Sven telah berkembang dibanding film pertama dengan konflik masing-masing.

Kombinasi visual, kedalaman cerita, dan hadirnya tokoh-tokoh yang ikonik tetap membuat Frozen II memiliki pe-er besar. Bagaimanapun, hal paling mengemuka dari sekuel pertamanya adalah deretan lagu tema yang memikat.

Baca Juga


Lagu utama Frozen, "Let It Go", menyabet gelar lagu orisinal terbaik di Academy Award 2014 sekaligus Grammy Award pada 2015. Belum lagi "Do You Want to Build a Snowman?", "For the First Time in Forever", dan "In Summer" yang amat populer.

Kali ini, penggarapan musik Frozen II memang tidak main-main. Pasangan musisi dari sekuel sebelumnya, Kristen Anderson-Lopez dan Robert Lopez, kembali menulis lagu untuk sekuel ini, dengan score karya Christophe Beck.

photo
Frozen 2


Total terdapat tujuh lagu orisinal dalam Frozen 2. Prosesnya melibatkan band dan penyanyi papan atas seperti Panic! At The Disco, Kacey Musgraves, dan Weezer. Tetap saja, belum ada lagu yang menempel cukup lama di benak begitu keluar dari bioskop.

Satu-satunya tembang yang tetap terngiang adalah "Into the Unknown" yang dinyanyikan Elsa (Idina Menzel). Akan tetapi, dari segi lirik maupun nadanya, tembang ini tidak terlalu sing along bagi anak-anak yang jadi sasaran penonton utama.

Salah satu lagu bahkan dibarengi dengan visual berlebihan sehingga melelahkan untuk disimak. Tembang yang dinyanyikan tokoh Kristoff bersama para rusa kutub di salah satu adegan itu lucu pada satu menit pertama, tetapi lama-kelamaan menjadi berlebihan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA