Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Puan Maharani Perdana Main Film, Bagaimana Aktingnya?

Kamis 21 Nov 2019 06:10 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Puan Maharani ikut berakting dalam Nagabonar Reborn.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Puan Maharani berakting perdana dalam film Nagabonar Reborn. Adegan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI periode 2019-2024 itu tidak banyak, tetapi cukup menarik perhatian dan mengejutkan bagi penonton.

Baca Juga

Puan memerankan utusan dari pusat yang bertugas menyampaikan kabar bahwa Indonesia sudah merdeka ke pelosok Sumatra Utara. Perempuan 46 tahun itu berorasi dan membakar semangat pejuang daerah untuk tetap mempertahankan kemerdekaan.

Produser Nagabonar Reborn, Gusti Randa, menyampaikan keterlibatan Puan merupakan permintaan langsung darinya. Menurut sejarah, pada 1945 masih belum banyak daerah yang mengetahui secara pasti bahwa Indonesia sudah merdeka.

Karena itu, kehadiran sejumlah utusan dari pusat sangat penting untuk mengabarkan situasi terkini kepada para relawan yang berjuang di pelosok. Menurut Gusti, sosok Puan sangat pas memerankan figur itu, terlebih dia adalah cucu Sukarno, Sang Proklamator.

"Waktu saya minta, 'Mbak, kami mau bikin film, main ya', dia bilang 'memangnya saya bisa?' Tapi ternyata saat syuting benar-benar total. Sekitar dua hari Beliau di lokasi dan benar-benar menjiwai naskah bagiannya sekitar 10 halaman," kata Gusti.

Sutradara Dedi Setiadi sempat merasa terintimidasi saat akan mengarahkan Puan yang merupakan pejabat. Selain pernah menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan juga cucu dari Bung Karno yang sangat diidolakan Dedi.

Dedi yang menuliskan dialog Puan, terinspirasi dari pidato-pidato Bung Karno. Lantas bagaimana suasana syuting dengan Puan?

Sutradara itu terkejut karena Puan datang ke lokasi sudah mengenakan kostum untuk syuting. Dia tidak merasakan kehadiran pejabat, tapi pemeran yang akan berakting.

"Perilakunya sangat low profile, banyak bertanya ke saya bagaimana seharusnya memainkan peran ini. Ketika saya mengajarkan dan sudah merasa cukup, dia meminta diulang. Bisa memainkan dengan cukup baik," ungkap Dedi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA