Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Tantangan Sheryl Sheinafia Daur Ulang Lagu Posesif

Senin 02 Dec 2019 10:40 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Indira Rezkisari

Sheryl Sheinafia

Sheryl Sheinafia

Foto: Republika/Dwina Agustin
Sheryl Sheinafia daur ulang lagu Posesif yang mellow jadi lebih enerjik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mendaur ulang sebuah karya, yaitu lagu selalu menjadi tantangan tersendiri bagi penyanyi Sheryl Sheinafia. Setelah sukses mendaur ulang lagu ''Setia'' milik Guruh Soekarnoputra, dan ''Bebas'' milik Iwa K, kali ini Sheryl memiliki tantangan tersendiri dalam mendaur ulang lagu milik grup band Naif, berjudul ''Posesif''.

Dalam peluncuran single ''Positif'', Sheryl menuturkan, lagu ''Posesif'' memiliki nuansa melankolis. Penyanyi kelahiran Jakarta itu menuturkan, hal yang menantang adalah mengubah lagu yang memiliki nuansa dan kesan melankolis menjadi lagu yang memiliki nuansa yang lebih positif dan menyenangkan.

“Awalnya itu yang menantang adalah mengubah musiknya yang begitu mellow atau melankolis, menjadi sesuatu yang menyenangkan dan riang,” ungkap Sheryl, saat peluncuran single itu di wilayah Jakarta Selatan.

Sheryl merasa, dia bersama dengan produser musik dan mastering, Andre Harihandoyo telah berhasil mengubah lagu itu menjadi lagu yang riang dan positif. Dia menyebut, menurut orang-orang yang menghubungi pihak lagu aslinya, yaitu Naif, mereka menganggap lagu ''Positif'' sangat berbeda dengan lagu aslinya, yaitu ''Posesif''.

Proses pembuatan lagunya, kata dia, juga sangat cepat. Banyak ide-ide justru keluar pada saat menjelang perilisan lagu ini. Pada lagu ini, Sheryl juga mendalami nuansa lagu yang bertemakan bumi.

Sheryl sengaja mengganti judul ''Positif'', sebab, menurutnya lagu daur ulang yang memiliki nuansa baru ini dinilai telah tidak relevan jika menggunakan kata ''Posesif''. Lirik dan nuansa lagu sendiri sudah sangat berbeda dengan lagu aslinya yang membawakan pesan mengenai hubungan yang posesif.

“Jadi kayanya harus diganti dari kata posesif. Karena maknanya sendiri juga positif,” ungkap Sheryl.

Karena ada perubahan ini, Sheryl pun harus membawakan nuansa yang lebih menyenangkan dan enerjik ketika membawakan lagu ini di panggung. Setelah itu, Sheryl memberikan dukungan nuansa menyenangkan itu dengan cara visualisasi dan penggunaan tone warnanya.

Dia berharap, dengan adanya lagu daur ulang beserta video klipnya ini ke tengah masyarakat, maka masyarakat bisa lebih mengetahui bagaimana harus bijak dalam berplastik. “Aku rasa dengan ini, akan menjadi pengingat kepada semua orang, semua juga bisa menikmati apa pesan yang akan aku sampaikan melalui lagu dan video klip ini,” jelas Sheryl.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA