Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Sikat Gigi Bambu Andien tak Diganti Sejak 1,5 Tahun Lalu

Kamis 05 Dec 2019 11:00 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda

Penyanyi Andien. Ingin kurangi sampah, Andien pertahankan sikat gigi bambu yang dipakainya sejak 1,5 tahun lalu.

Penyanyi Andien. Ingin kurangi sampah, Andien pertahankan sikat gigi bambu yang dipakainya sejak 1,5 tahun lalu.

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Andien tak mengganti sikat gigi bambu yang digunakannya sejak 1,5 tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berbagai hal dilakukan oleh penyanyi jazz Andien sebagai langkah nyata untuk mengurangi sampah yang tidak bisa diurai. Salah satunya adalah dengan tak mengganti sikat gigi.

Andien menceritakan, belum lama ini dia mengetahui fakta bahwa sikat gigi yang digunakan sehari-hari tidak bisa terurai di alam. Dia pun merasa terpanggil untuk mengurangi sampah plastik tersebut.

"Pada kenyataannya, sikat gigi yang kita gunakan itu tidak terurai sampai sekarang dan masih ada di lautan. Itu mengerikan," jelas Andien dalam pembukaan pameran Laut Kita Masa Depan Kita di Sejauh Mata Memandang di Senayan City, Jakarta, pekan lalu.

Padahal, menurut Andien, orang tak hanya sekali setahun mengganti sikat gigi. Ia jeri membayangkan sampah dari limbah sikat gigi sangat menumpuk di lautan.

"Ya bayangkan saja, 93 juta ton sampah per hari," ujarnya.

Setelah mengetahui hal itu, Andien lalu mengganti sikat giginya dengan sikat gigi bambu. Ibu dari Anaku Askara Biru atau Kawa itu lalu tak menggantinya sampai dengan saat ini.

Andien menuturkan, belum ada alasan yang sangat penting dan mendesak untuk melakukan penggantian sikat gigi. Sikat gigi berbahan bambu itu terus digunakannya sejak 1,5 tahun yang lalu.

Meskipun demikian, Andien baru menerapkannya untuk dirinya sendiri. Kawa, anaknya, masih memiliki beberapa sikat gigi.

"Aku aja sih, justru yang punya beberapa sikat gigi itu dia (Kawa). Karena satu ada di tas, satu ada di rumah," jelas dia.

Andien dan Kawa menjadi kolaborator dalam kampanye peduli lautan dari pameran yang diadakan oleh jenama fesyen Sejauh Mata Memandang di Senayan City. Pameran itu berlangsung tiga bulan, dari 28 November 2019 sampai dengan 2 Februari 2020.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA