Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Sutrada Wrega Bhanuteja Kembali Sabet Piala Citra

Ahad 08 Des 2019 20:31 WIB

Red: Nora Azizah

Sutradara Film Prenjak, Wregas Bhanuteja

Sutradara Film Prenjak, Wregas Bhanuteja

Foto: Adysha Citra R
Ini menjadi kali ke dua Wregas membawa pulang Piala Citra di ajang FFI 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sutradara Wregas Bhanuteja kembali membawa pulang Piala Citra untuk kategori 'Film Cerita Pendek Terbaik' di Festival Film Indonesia (FFI) 2019, Jakarta, Ahad (8/12). Wregas berhasil menyabet piala tersebut lewat film 'Tak Ada Yang Gila di Kota Ini'.

"Ini Piala Citra ke dua sepanjang hidup saya, sebelumnya 'Prenjak'," ujar Wregas di Festival Film Indonesia 2019.

Sebelumnya, film yang diadaptasi dari cerpen berjudul sama karya sastrawan Eka Kurniawan itu telah tayang di terpilih untuk berkompetisi dalam program Wide Angle: Asian Short Film Competition di Busan International Film Festival (BIFF) ke-24 pada 3-12 Oktober 2019 di Busan, Korea Selatan. Film berdurasi 20 menit yang diproduseri Adi Ekatama dari Rekata Studio itu dibintangi sejumlah aktor di antaranya Oka Antara, Sekar Sari, Pritt Timothy, Jamaluddin Latif, dan Kedung Darma Romansha.

Wregas mampu menyingkirkan para pesaingnya di FFI 2019 untuk kategori Film Cerita Pendek Terbaik di antaranya Eden Junjung dengan "Bura", M. Reza Fahriansyah "Kembalilah dengan Tenang", Wisnu Dewa Broto dengan "Melangun", Andrew Kose lewat "Sunny Side of The Street" dan Ismael Basbeth dengan "Woo Woo (Or Those Silence That Kills You and Me)"

Sementara itu, Piala Citra untuk Film Animasi Pendek Terbaik diberikan pada Bony Wirasmono lewat film "Nussa Bisa" yang berharap penghargaan ini bisa mendorong perkembangan industri animasi di Indonesia. Selain itu, kategori Penata Rias Terbaik diberikan kepada Eba Sheba, Sutomo, Adi Wahono untuk film "My Stupid Boss 2" dan Piala Citra Penata Busana Terbaik jatuh pada Retno Ratih Damayanti untuk "Kucumbu Tubuh Indahku". Sedangkan piala untuk Pengarah Artistik Terbaik diberikan kepada Edy Wibowo untuk "Kucumbu Tubuh Indahku".

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA