Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Frozen 2 Bertengger di Puncak Box Office, Ini Pendapatannya

Senin 09 Dec 2019 09:30 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan / Red: Nashih Nashrullah

Frozen 2 meraup pendapatan 332 juta dolar AS secara umum. Foto Frozen 2

Frozen 2 meraup pendapatan 332 juta dolar AS secara umum. Foto Frozen 2

Foto: Disney
Frozen 2 masih puncaki Box Office pekan lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES – Sekuel animasi Frozen 2, masih mendominasi pendapatan film di Amerika Utara di pekan ketiganya selama berturut-turut. Meskipun, ada penurunan pendapatan sebanyak 60 persen dari perolehannya.

Baca Juga

Secara umum, perolehan pendapatan domestik animasi tersebut mencapai 332 juta dolar AS. Di mana, pada tamasya pertamanya, Frozen 2 mampu menghasilkan dana sekitar 130 juta dolar AS, dan berlanjut pada pekan keduanya dengan memperoleh 123 juta dolar AS. 

Tak elak, jumlah tersebut mengokohkan posisinya sebagai film dengan pendapatan tinggi untuk Disney Animation. Di luar negeri, "Frozen 2" terus mendapat perhatian dari penonton, bahkan secara keseluruhan mendapat dana mencapai 1 miliar dolar AS di box office global. Khusus untuk akhir pekan ini saja, Frozen 2 mendapatkan 90 juta dolar AS untuk pendapatan internasionalnya.  

Lebih jauh, seperti dilansir Reuters pada Senin (9/12), film animasi itu diperkirakan akan bergabung dengan film lainnya yang akan mencapai pendapatan miliaran dolar. Alhasil, Frozen 2 diperkirakan akan menjadi film keenam Disney yang mencapai sejarah baru pada akhir tahun ini.  

Satu-satunya film baru bioskop untuk teater akhir pekan ini adalah "Playmobil," sebuah kartun STX yang didasarkan pada mainan anak-anak Eropa. 

Namun demikian, karena "Frozen 2" nyatanya masih memikat penonton yang mayoritas anak-anak. Sehingga, “Playmobil” dirasa menjadi kurang menggairahkan dalam pendapatannya. 

Petualangan animasi itu hanya mengumpulkan USD 811 ribu dari 2.337 bioskop di akhir pekan ini. Di mana, pendapatan itu menjadi yang terburuk sepanjang masa.  

Dengan hasil yang sangat buruk itu, dana pembuatan yang mencapai 75 juta dolar AS akan menjadi sia-sia. Terlebih, dengan pendapatan yang baru terkumpul sejumlah 12,5 juta dolar AS di pasar global.  

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA