Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Kemenangan Keluarga Cemara dan Kenangan Arswendo Atmowiloto

Selasa 10 Des 2019 02:00 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Arswendo Atmowiloto hadiri syukuran pencapaian film Keluarga Cemara di Ecology Kemang Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019). Film Keluarga Cemara raih dua Piala Citra pada Ahad (8/12).

Arswendo Atmowiloto hadiri syukuran pencapaian film Keluarga Cemara di Ecology Kemang Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019). Film Keluarga Cemara raih dua Piala Citra pada Ahad (8/12).

Foto: Republika/Noer Qomariah Kusumawardhani
Film Keluarga Cemara yang diadaptasi dari karya Arswendo raih dua Piala Citra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film Keluarga Cemara yang dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir membawa pulang dua penghargaan dalam Malam Anugerah Piala Citra 2019. Tim Keluarga Cemara tak lupa mendedikasikan kemenangan tersebut untuk sosok almarhum Arswendo Atmowiloto.

Salah satu penghargaan yang diraih film Keluarga Cemara adalah dari kategori Pencipta Lagu Tema Terbaik. Penghargaan ini diberikan kepada Harry Tjahjono dan Arswendo untuk lagu "Harta Berharga" dalam film Keluarga Cemara.

Harry berharap karya-karya yang ditinggalkan oleh Arswendo dapat memberi inspirasi dan manfaat bagi banyak orang di Indonesia. Ia pun tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada sosok istri Arswendo, Agnes Sri Hartini.

"Saya ingin sampaikan terima kasih kepada istri saya dan istri Mas Arswendo yang selama 40 tahun lebih membiarkan saya dan Mas Arswendo untuk hidup dalam berkesenian," ujar Harry.

Penghargaan kedua untuk film Keluarga Cemara berasal dari kategori Pencipta Skenario Adaptasi Terbaik. Penghargaan ini diberikan kepada Gina S Noer dan Yandy Laurens selaku penulis skenario untuk film Keluarga Cemara.

Dalam penulisan naskah Keluarga Cemara, Gina dan Yandy juga berterima kasih karena sosok Arswendo memberikan mereka banyak kebebasan dalam menulis. Ini yang membuat Gina dan Yandy dapat menulis adaptasi cerita Keluarga Cemara tanpa meninggalkan roh dari cerita tersebut.

Gina juga mengaku banyak mendapatkan pelajaran berharga dari Keluarga Cemara. Beberapa di antaranya adalah pelajaran yang membuatnya memahami bagaimana mempunyai integritas dalam bekarya dan terus menjadi orang baik. Gina berharap semangat positif dari Keluarga Cemara dan juga kebaikan hati sosok Arswendo bisa menginspirasi banyak orang.

"Jadi, piala ini untuk Mas Arswendo," tutur Gina.

Gina mengatakan, Piala Citra dan sosok Arswendo memiliki kesan yang mendalam di dalam kariernya dan juga karier Yandy. Gina mengatakan dirinya dan Yandy pertama kali menerima Piala Citra pada 2012 untuk kategori yang berbeda. Kala itu, menurut Gina, sosok Arswendo merupakan salah satu juri Festival Film Indonesia.

"Dan sekarang, kami bertiga yang mendapatkannya, semoga mendiang Mas Wendo bisa bahagia di sana," ujar Gina.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA