Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Aaron Carter Dituduh Lakukan Tindakan Rasialis

Kamis 12 Des 2019 10:00 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Reiny Dwinanda

Penyanyi Aaron Carter dituduh melakukan tindakan rasisme dengan memesan makanan dengan dialek Cina.

Penyanyi Aaron Carter dituduh melakukan tindakan rasisme dengan memesan makanan dengan dialek Cina.

Foto: EPA
Aaron Carter dikecam warganet karena dituduh rasis.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Penyanyi Aaron Carter mengejutkan publik karena dinilai telah melakukan tindakan rasis. Beberapa waktu lalu, penyanyi yang sangat populer di era 1990-an ini mengunggah sebuah video yang memperlihatkan ia berbicara dalam aksen seperti orang Cina.

Pria berusia 32 tahun itu mengunggah video tersebut ke akun Instagram miliknya, beberapa pekan setelah menyatakan untuk puasa menggunakan media sosial. Namun, di video perdana setelah masa hiatus itu, Aaron memperlihatkan sesuatu yang diklaim olehnya sebagai status budaya.

Aaron berbicara dengan aksen Cina saat memesan makanan di sebuah restoran di New York, Amerika Serikat (AS). Dalam judul unggahan video itu, ia menulis: “Saat teman-temanmu tidak bisa memesan makanan Cina di NYC dan kamu harus menunjukkan pada mereka status budaya #satire.”

Video tersebut juga memperlihatkan Aaron memesan sejumlah menu makanan di restoran khas Cina seperti lo mein, sesame chicken (ayam wijen), dan crab rangoon (ranggon kepiting). Hanya beberapa saat setelah diunggah, banyak pengguna Instagram yang menyerang dirinya di kolom komentar.

Secara luas, warganet menilai bahwa Aaron bersikap rasis. Beberapa juga mengatakan bahwa pria kelahiran 7 Desember 1987 itu sangat tidak memahami sesuatu dengan baik.

Bahkan, ada yang mengatakan bahwa Aaron mendapat bantuan yang serius, seolah sedang terkena gangguan mental. Sejumlah pengguna lainnya juga mengajukan petisi kepada Aaron untuk menghapus unggahan video itu.

Pada akhir November, Aaron mengatakan akan absen dari media sosial karena mengalami stres berat. Keputusan itu datang setelah ia mengalami masalah dengan saudara laki-lakinya, Nick Carter yang meminta penahanan terhadap Aaron karena diduga mengancam sang istri.

Sejak itu, Aaron berusaha menebus kesalahan yang telah dilakukannya. Ia mengakui bahwa ia merasa sangat sedih karena Nick, kakak kandungnya, tidak berusaha untuk menjadi bagian dari hidupnya lagi. Itulah yang membuat ia mengatakan hal yang menyakitkan dan bahkan mengancam kakak iparnya sendiri.

“Aku mencintai saudaraku, keluargaku, dan apa yang kuinginkan hanyalah kedamaian dan cinta untuk semua orang,” kata Aaron pada Oktober lalu.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA