Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Musim Baru Serial Cek Toko Sebelah Tayang di HOOQ

Kamis 12 Dec 2019 22:33 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Kru dan pemeran Cek Toko Sebelah The Series musim kedua pada peluncuran serial di Jakarta, Kamis (12/12).

Kru dan pemeran Cek Toko Sebelah The Series musim kedua pada peluncuran serial di Jakarta, Kamis (12/12).

Foto: Republika/Shelbi Asriyanti
Cek Toko Sebelah serial merupakan seri orisinal HOOQ dan Starvision.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serial drama komedi Cek Toko Sebelah The Series musim ke dua telah hadir di layanan video-on-demand HOOQ mulai 12 Desember 2019. Tayangan merupakan konten orisinal HOOQ, bekerja sama dengan rumah produksi Starvision.

Kehadiran serial terbaru menyusul kesuksesan film Cek Toko Sebelah (CTS) rilisan 2016 dan musim pertama serialnya yang tayang Desember 2018. Head of Content HOOQ Indonesia, Tita Priadi, mengaku senang bisa menghadirkan kelanjutan serial.

"Komedi adalah salah satu genre yang paling disukai pelanggan HOOQ di Indonesia. Serial pertama CTS tahun lalu mendapat respons luar biasa. Setelah selesai, banyak yang bertanya lewat media sosial kapan lanjutannya tayang," kata Tita, Kamis (12/12).

Head of Marketing HOOQ Indonesia, Hera Laxmi Devi, menyampaikan bahwa musim kedua serial CTS adalah tayangan orisinal HOOQ yang keenam. Serial terdiri dari 18 episode, dengan episode baru dihadirkan setiap pekan.

Tiga episode awal bisa disimak gratis melalui aplikasi HOOQ. Musim kedua menawarkan cerita baru dan komedi yang lebih segar. Ada sejumlah karakter baru, yang diperankan oleh Morgan Oey, Soleh Solihun, dan Anggika Bolsterli.

Deretan tokoh dari film dan serial sebelumnya tetap hadir, yang diperankan Ernest Prakasa, Dion Wiyoko, Chew Kin Wah, dan Adinia Wirasti. Tayangan dapat disimak melalui berbagai perangkat termasuk ponsel, tablet, komputer, dan televisi.

Hal istimewa lain dalam proses produksi musim kedua CTS adalah penyutradaraan bersama Bene Dion, Soleh Solihun, dan Arie Kriting. Adapun Ernest Prakasa menjadi head writer yang menjaga nyawa cerita tetap selaras dengan kisah awalnya.

Cerita pada musim kedua berpusat pada Koh Afuk (Chew Kin Wah) yang bosan dengan kegiatan melancong. Dia membeli sebuah empang yang hampir ditutup pemiliknya, lantas mengelola tempat pemancingan ikan itu bersama sejumlah karyawan.
 
"Produksi serial musim kedua melibatkan 120 aktor dan komedian. 'Pecah' banget. Dengan pengalaman kesuksesan season pertama, kami berharap season kedua akan jauh lebih sukses dan bisa menghibur penonton," kata Hera.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA