Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Naura Rilis Buku Konser Dongeng Terakhirnya

Senin 13 Jan 2020 16:19 WIB

Rep: MGROL Tamimah Ashilah/ Red: Nora Azizah

Penyanyi muda Naura Ayu baru saja meluncurkan buku kelimanya berjudul Konser Dongeng Naura, akhir pekan lalu di Jakarta.

Penyanyi muda Naura Ayu baru saja meluncurkan buku kelimanya berjudul Konser Dongeng Naura, akhir pekan lalu di Jakarta.

Foto: MGROL Tamimah Ashilah/Republika
Buku ke lima Naura ini bercerita tentang perjalanan konser dongengnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi muda Naura Ayu baru saja meluncurkan buku kelimanya berjudul Konser Dongeng Naura, akhir pekan lalu di Jakarta. Buku bersampul putih tersebut menjadi buku kelimanya. Secara tema, Pradhika Bestari sebagai penyunting mengatakan bahwa buku ini akan menceritakan bagaimana perjalanan Naura mempertahankan apa yang ia cita-citakan.

Baca Juga

Buku ini berkisah tentang perjalanan konser Naura dari yang pertama hingga ke empat, yang baru saja digelar Desember 2019 lalu. Menurut Dhika, sapaan akrab sang penyunting, konser dongeng belum banyak dibahas di buku-buku sebelumnya, padahal Naura erat sekali dengan konser dongeng.

Dalam buku ini, pembaca akan diajak untuk melihat perjalanan karir Naura, khususnya dalam konser dongeng. Mulai dari persiapan, hal unik hingga kejadian-kejadian seru dan lucu yang selama persiapan dan acara berlangsung.

“Aku pengen cerita sedikit tentang pengalamannya, karena setiap aku mau konser, satu, dua, tiga, empat selalu ada aja pengalaman yang menarik, yang teman Naura perlu tahu, dan teman Naura pengen aku libatin juga dalam behind the scene nya,” cerita Naura.

Peluncuran buku ini tidak hanya membawa kabar gembira bagi teman Naura, sapaan akrab bagi fans Naura, tapi juga kabar menyedihkan. Sebab, buku ini adalah buku terakhir, sebagaimana konser ke empat kemarin yang menjadi konser dongeng terakhir.

Naura mengatakan hal ini diputuskan berdasarkan pertimbangan bersama, antara dirinya, orangtua dan tim. Alasannya adalah usia Naura yang sudah memasuki masa peralihan dari anak-anak menuju remaja.

“Aku juga sudah obrolin sama mama papa aku, sama tim aku juga, memang harus sudah mulai peralihan. Karena akunya juga bertumbuh,” ucap Naura.

Ada perubahan dari Naura dan gaya bermusiknya, meskipun ia mengatakan bahwa genre musik tidak akan berubah. Namun, meskipun konser dongeng dan buku sudah tidak ada lagi, tapi Naura tetap akan aktif berkarya dan tidak ada kata vakum.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA