Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Ratu Elizabeth: Saya Dukung Keputusan Harry-Meghan

Selasa 14 Jan 2020 07:01 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nora Azizah

Pangeran Harry dan istrinya Duchess of Sussex, Meghan Markle, mengumumkan mundur dari posisinya sebagai anggota senior Kerajaan Inggris, Rabu (8/1). Keputusan tersebut konon tidak disukai oleh Ratu Elizabeth II.

Pangeran Harry dan istrinya Duchess of Sussex, Meghan Markle, mengumumkan mundur dari posisinya sebagai anggota senior Kerajaan Inggris, Rabu (8/1). Keputusan tersebut konon tidak disukai oleh Ratu Elizabeth II.

Foto: AP
Ratu Elizabeth II menyetujui keputusan Harry-Meghan hengkang dari kerajaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SANDRINGHAM -- Ratu Elizabeth II dengan enggan menyetujui keinginan cucunya Pangeran Harry dan istrinya Meghan untuk keluar dari anggota kerajaan, Senin (13/1). Hasil tersebut muncul setelah keluarga kerajaan Inggris mengadakan pembicaraan krisis untuk menyelesaikan keretakan di antara anggota Windsors.

"Keluarga saya dan saya sepenuhnya mendukung keinginan Harry dan Meghan untuk menciptakan kehidupan baru sebagai keluarga muda," kata Ratu Elizabeth.

Harry dan Meghan akan memulai periode transisi  dalam membagi waktu antara Inggris dan Kanada. Hal ini sesuai dengan pengumuman mereka yang ingin lebih independen dengan tidak ketergantungan pada pendanaan publik.

"Meskipun kami lebih suka mereka tetap menjadi anggota keluarga Kerajaan yang bekerja penuh waktu, kami menghormati dan memahami keinginan mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri sebagai keluarga sambil tetap menjadi bagian yang berharga dari keluarga saya." ujar perempuan berusia 93 tahun ini.

Persetujuan Ratu terlihat sangat tidak biasa karena bersifat informal dan pribadi. Dia memilih untuk menggunakan nama pasangan tersebut, ketimbang gelar kebangsawanan yang disandang.

Saat ini, pasangan Harry dan Meghan didanai oleh uang dari wilayah Pangeran Charles Duchy of Cornwall karena peran kerajaan. Dengan terlibat dalam tugas Kerajaan, membuat mereka terhalangi dalam mencari pendapatan pribadi.

Restu dari Ratu muncul berkat hasil diskusi yang sangat konstruktif antara dirinya, Harry, Pangeran William dan, Pangeran Charles, di perkebunan pedesaan Sandringham di Inggris timur. Keputusan akhir secara resmi tentang masa depan Duke dan Duchess of Sussex akan ditentukan dalam beberapa hari.

"Ini adalah masalah rumit bagi keluarga saya untuk diselesaikan, dan ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi saya telah meminta keputusan akhir untuk dicapai dalam beberapa hari mendatang," kata Ratu dalam pernyataannya.

Megxit dipicu ketika Harry dan Meghan secara terbuka mengumumkan keinginan mundur dari tugas kerajaan dan menghabiskan lebih banyak waktu di Amerika Utara pada pekan lalu. Meskipun telah ada diskusi awal tentang masa depan mereka, baik Ratu maupun Pangeran Charles tidak diajak berkonsultasi sebelumnya, sebuah langkah yang dianggap menyakitkan.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA