Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Ratusan Koleksi Pribadi John F Kennedy akan Dilelang

Rabu 15 Jan 2020 02:10 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Nidia Zuraya

John F Kennedy

John F Kennedy

Penawaran lelang koleksi John F Kennedy akan dibuka secara daring pada 17-23 Januari

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON — Salah satu koleksi pribadi dari mantan presiden Amerika Serikat (AS) John F Kennedy dilaporkan akan dijual dalam sebuah blok lelang. Barang-barang yang merupakan memorabilia paling komprehensif dan menceritakan tentang kehidupannya sejak kecil hingga bertugas di Gedung Putih ditawarkan dengan harga terendah 1,5 juta dolar AS.

Ratusan barang dari mantan presiden dari Partai Demokrat itu ditawarkan oleh lelang RR di Boston. Meski harga minimum untuk koleksi-koleksi Kennedy adalah 1,5 juta dolar AS, namun menurut Wakil Presiden eksekutif RR Robert Livingston mengatakan nampaknya harga penjualan yang didapatkan bisa jauh lebih banyak dari itu.

“Koleksi ini secara keseluruhan menceritakan kisah hidup Kennedy. Ini seperti pameran museum yang  dikuratori dalam satu pelelangan. Seluruhnya lebih besar dari jumlah bagian,” ujar Livingston pada Senin (13/1).

Livingston mengungkapkan bahwa buku harian Kennedy yang ditulis dari musim panas 1945 terjual di pelelangan dengan harga hampir 719 ribu dolar AS pada 2017. Koleksi yang dihadirkan kali ini diantaranya adalah draft tulisan tangan dari pidato presiden AS ke-35 ini pada 1960, saat dirinya pertama kali mengumumkan akan mencalonkan diri sebagai pemimpin negara adidaya itu.

Kemudian ada foto-foto yang tidak pernah dipublikasikan, serta cerita mengenai Kennedy dan keluarganya, hingga barang-barang seperti dasi, bola gold, hingga topeng yang digunakan olehnya dan sang istri, Jackie saat pesta Halloween. Ronnie Paloger, seorang pensiunan dari industri garmen yang mengumpulkan koleksi itu mengatakan bahwa barang-barang tersebut menunjukkan kecerdasan, belas kasih, serta selera humor mantan presiden yang meninggal pada 22 November 1963 ini.

Paloger berusia 13 tahun saat Kennedy meninggal setelah ditembak ketika melakukan kunjungan kenegaraan di Dallas, Texas. Kematian sang presiden ketika itu terus teringat dalam dirinya.

Ia mulai mendedikasikan diri untuk menemukan memorabilia dari Kennedy setelah suksesl menjual memorabilia Muhammad Ali. Ia mengaku menghabiskan waktu selama lima tahun untuk mencari barang-barang tersebut di pelelangan.

“Saya membutuhkan ini untuk dana pensiun,” ujar Paloger.

Menurut Paloger, bagian terpenting dari koleksi yang paling penting secara historis, adalah surat di mana Kennedy mengumumkan pencalonannya sebagai presiden. Namun, karya favoritnya adalah sebuah catatan singkat dari tulisan tangan Kennedy untuk saudara iparnya, aktor Peter Lawford yang di salah satu bagian kertasnya terdapat noda kopi.

Saat itu, Kennedy mengundang Lawford ke Gedung Putih untuk membahas naskah film "PT 109” yang mengisahkan tentang tugasnya selama Perang Dunia II. Di catatan tersebut, ia mengatakan bahwa MGM Studios berada di belakang proyek.

Lawford kemudian menjadi marah karena ia berselisih dengan kepala studio Louis B. Mayer dan ingin tidak memiliki hubungan dengan MGM. Bahkan, Kennedy membuat gurauan dengan menandatangani catatan itu seolah berasal dari Mayer.

Penawaran lelang dari koleksi memorabilia Kennedy akan dibuka secara daring pada 17 Januari hingga 23 Januari mendatang.



Baca Juga

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA