Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Biaya Set Lokasi Parasite Angkanya Fantastis

Selasa 11 Feb 2020 13:43 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda

Film Parasite yang menggambarkan kesenjangan kehidupan si kaya dan si miskin menelan biaya set lokasi syuting yang fantastis.

Film Parasite yang menggambarkan kesenjangan kehidupan si kaya dan si miskin menelan biaya set lokasi syuting yang fantastis.

Foto: ptanime.com
Syuting film Parasite dilakukan di lokasi yang menelan biaya set fantastis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sutradara Parasite Bong Joon Ho tak main-main dalam mempersiapkan filmnya. Sebelum syuting film tentang keluarga miskin Kim yang berupaya untuk keluar dari kemiskinan dengan menyusup ke keluarga Park yang kaya, ia mempersiapkan set lokasi dengan detail.

Baca Juga

Sebagian besar adegan Parasite berlangsung di dalam set rumah, khususnya rumah keluarga kaya yang memiliki taman. Rumah keluarga Park itu pun bertindak sebagai katalis paling penting dalam film yang diganjar Oscar ini.

Dalam sebuah wawancara dengan Vulture, Bong  mengungkapkan total biaya yang mereka habiskan untuk membuat set yang tepat. Menurutnya, alat peraga sudah dibangun dari awal.

Setiap detail dibuat dengan cermat dengan kerja keras banyak pengrajin. Pembuatan film tersebar di empat set berbeda, tapi semua disatukan dalam film untuk memberikan ilusi satu rumah besar.

photo
Film Parasite.

Desainer produksi set rumah itu, Lee Ha Jun, praktis mengalami beban berat setiap hari, karena betapa mahal semua set di rumah Park. Dia mengungkapkan, semua furnitur dikreasikan oleh seorang tukang kayu modernis bernama Bahk Jong Sun, dengan memperhatikan estetika dan sudut yang ramping, karena rumah difokuskan pada konsep minimalis.

Bong kemudian mendaftar furnitur yang mereka gunakan berikut harganya, mulai dari meja. Meja di ruang tamu besar dan terbuka itu terbuat dari kayu ceri seharga 19.800 dolar AS (Rp 270.963.000). Lalu, meja makan di dapur berikutnya 22.300 dolar AS (Rp 305.175.500).

Harga kursinya 2.100 dolar AS (Rp 28.738.500) per unit, lampu kuningan sebesar 14 ribu dolar AS (Rp 191.590.000), sebuah lukisan yang terbuat dari stainless steel yang menggambarkan hutan oleh Seung Mo Park seharga 120 ribu dolar AS (Rp 1.642.200.000), dan sebuah lukisan kucing seharga 50 ribu dolar AS (Rp 684.250.000).


Dengan takjub, Bong juga mengungkapkan bahwa mereka menggunakan tong sampah dari Jerman yang harganya 2.300 dolar AS (Rp 31.475.500). Namun kemudian, Bong mengakui bahwa mungkin dilihat dari fungsi melumat sampah harga itu bisa masuk akal. Dia memang ingin tempat sampah yang bisa dibuka dengan lancar.

“Jadi kurasa itu sebabnya tempat sampah yang dari Jerman mahal,” kata dia.

Parasite menjadi film yang tidak berbahasa Inggris pertama dan film Korea Selatan pertama yang memenangkan Gambar Terbaik di Academy Awards. Film arahan Bong ini juga memenangkan penghargaan kategori Sutradara Terbaik, film Fitur Internasional Terbaik, dan Skenario Asli Terbaik.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA