Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Polisi AS Tangkap Rapper Terlibat Perampokan

Ahad 09 Dec 2018 12:03 WIB

Red: Nur Aini

Takeshi69

Takeshi69

Foto: TMZ
Takeshi69 dalam foto yang jadi bukti kepolisian terlibat perampokan di Brooklyn.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Kepolisan federal AS mengungkapkan bukti-bukti kuat yang menunjukkan bahwa rapper Tekashi69 terlibat dalam sejumlah kasus kejahatan, termasuk perampokan di Brooklyn.

Jaksa federal telah mengajukan dokumen, yang mencakup lebih dari selusin foto-foto Tekashi, mantan manajernya Kifano "Shotti" Jordan (alias Tr3way) dan awak lainnya terlibat perampokan bersenjata dan penembakan, dilaporkan TMZ yang mengaku memperoleh foto-foto itu, dikutip pada Ahad (9/12). Bukti-bukti akan diperkirakan akan membuat Tekashi tidak berkutik. Menurut dokumen itu, polisi mengambil video dari ponsel milik Takeshi dan mencocokkannya dengan video dari kamera pengawas yang merekam perampokan 3 April lalu di Brooklyn.

Mereka mengatakan bahwa foto-foto itu membuktikan Shotti melakukan perampokan, dan polisi percaya Tekashi berperan mengawasi aksi tersebut dari jalan dan merekamnya dengan kamera ponsel. Ada screenshot dari video itu, yang menurut jaksa, telah dibagikan Tekashi kepada pihak ketiga untuk diunggah ke Internet. Polisi juga mencocokkan ransel bukti perampokan di rumah Tekashi dalam penggeledahan selama September lalu.

Dalam penggeledahan, polisi juga menemukan senjata AR-15. Jaksa mengajukan dokumen-dokumen itu sebagai bukti Tekashi harus ditahan tanpa jaminan. Dokumen juga menyebut Tekashi sering menarik uang hingga 100 ribu dolar AS untuk satu kali penarikan di bank.

Tekashi sekarang masih ditahan di fasilitas federal tanpa jaminan. Pengacaranya, Lance Lazzaro, mengatakan bahwa rapper bernama asli Daniel Hernandez itu tidak bersalah dan tidak pernah menjadi bagian dari tindak kriminal.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA