Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Ariana Grande Dorong Penggemar untuk Ikut Pemungutan Suara

Ahad 21 Oct 2018 10:53 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nidia Zuraya

Ariana Grande.

Ariana Grande.

Foto: AP
Rakyat AS akan mengggelar pemilu sela pada 6 November 2018

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Ariana Grande mendorong penggemarnya untuk memberikan suara dalam pemilihan umum (pemilu) sela 2018. Dia meminta untuk setiap anak muda memberikan dukungan dalam pemungutan suara.

Penyanyi "Breathin" bergabung dengan sesama bintang pop Taylor Swift dan berbagi pesan di media sosial tentang pentingnya memilih. Grande memposting foto amplop surat di Instagram Story-nya dan menulis "Ayo memilih" sebagai judul.

Dalam unggahan itu Grande tidak secara khusus mendukung kandidat tertentu. Ini merupakan posting Instagram Grande setelah beberapa hari lalu penyanyi itu mengatakan "selamat tinggal ke internet hanya sebentar."

Keputusan Grande untuk mendorong dalam pemilihan seakan menunjukan dukungan satu suara dengan Swift. Sosok penyanyi ini terkenal apolitis dan menghindari komentar-komentar tentang kondisi politik.

Pelantun "Love Story" ini memposting posting Instagram yang panjang pada 7 Oktober tentang mengapa dia berbicara tentang politik menjelang pemilihan tengah semester pada 6 November. "Di masa lalu saya sudah enggan untuk secara terbuka menyuarakan pendapat politik saya, namun, karena beberapa peristiwa dalam hidup saya dan di dunia dalam dua tahun terakhir, saya merasa sangat berbeda tentang itu sekarang," tulis Swift.

Keputusan angkat bicara Switf didasarkan pada penilaiannya yang melihat kondisi yang masih penuh diskriminasi pada banyak golongan. Dia merasa hal itu begitu memprihatinkan dan sudah waktunya dia ikut bersuara.

Menurut direktur komunikasi Vote.org Kamari Guthrie, pendaftaran pemilih melonjak segera setelah pesan Swift. Guthrie mengatakan kepada //BuzzFeed// keesokan harinya, "Kami mencapai 65.000 pendaftaran dalam satu periode 24 jam."

Pada 9 Oktober, dua hari setelah pengesahannya, Vote.org merilis pernyataan yang lebih panjang tentang dampak Swift pada nomor registrasi. Sejak posting Instagram Taylor Swift dipublikasikan. Vote.org telah menemukan lonjakan besar pemilih mendaftar secara nasional.

Meskipun ada beberapa faktor yang berkontribusi, sebagian besar pendaftaran baru masyarakat berusia antara 18-29 tahun. Vote.org, menjelaskan, itu berarti sekitar 102.000 dari total pendaftaran 240.000 baru dalam waktu kurang dari 48 jam.

Bahkan Katy Perry memuji penyanyi "Delicate" karena membagikan suaranya. Perry mengatakan kepada //Us Weekly// di Gala Los Angeles "Dia memberi contoh yang bagus".

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA