Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Mike Tyson Ngeri Membayangkan Kejadian di Leaving Neverland

Kamis 14 Mar 2019 16:26 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda

Mike Tyson

Mike Tyson

Foto: EW
Mike Tyson ditanyai pendapatnya tentang film dokumenter Leaving Neverland.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Mike Tyson "Si Leher Beton" mengaku, dia menyayangi Michael Jackson. Meski begitu, petinju legendaris itu mengatakan, dia tidak mungkin membiarkan anak-anaknya bergaul dengan King of Pop tanpa pengawasan.

Pernyataan itu Tyson ungkapkan kepada Michael Rapaport dalam acara TV, "I AM RAPAPORT". Dalam sesi wawancara itu, Tyson ditanya tentang film dokumenter "Leaving Neverland" yang menuai kontroversi dan mengungkap kembali kehidupan Jackson yang kelam seputar tuduhan pelecehan seksual pada anak-anak.

Tyson memang berteman dengan Jackson, bahkan sempat mengunjunginya di Neverland beberapa kali. Soal tuduhan pelecehan seksual terhadap anak yang dialamatkan kepada mendiang Jackson, Tyson berpendapat kesalahan terbesar ada pada orang tua dari anak-anak tersebut.

"Orang tua harus bertanggung jawab atas hal itu," ujar Tyson seperti dikutip TMZ, Kamis (14/3).

Tyson merasa ngeri membayangkan apa yang terjadi dengan anak-anak itu. Dia tak ingin orang tua mereka lepas tangan dan menibankan kesalahan sepenuhnya pada Jackson.

"Saya hanya memikirkan fakta tentang anak-anak ini. Michael mengatakan kepada mereka, "Kalau ada yang tahu tentang ini, kita berdua akan masuk penjara selamanya." Itu hanya benar-benar mengerikan," kata Tyson yang kini berusia 52 tahun.

Tyson memiliki anak berusia delapan tahun. Dengan fakta yang ada, dia mengaku, sebagai orang tua ia tidak akan membiarkan anaknya berteman dengan pelantun "Billie Jean".

"Saya tidak akan membiarkan anak saya pergi ke rumah Michael. Saya mencintai Michael. Anda tahu apa yang saya maksud. Michael dengan reputasinya," kata Tyson.

Walau Tyson merupakan orang yang memang menilai perbuatan yang dilakukan Michael itu salah, dia memberikan peringatan bagi korban yang kini sudah dewasa, yakni Wade Robson dan James Safechuck.

Keduanya angkat suara di film dokumenter HBO, Leaving Neverland. Robson dan Safechuck mengaku sempat melewatkan masa kecilnya bersama Jackson atas sepengetahuan orang tuanya.

"Apa yang kalian lakukan, berpartisipasi dalam dokumenter ini, juga salah. Keluar mengatakan hal-hal tersebut. Seolah mereka hanya keluar untuk mendapatkan uang," kata Tyson.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA