Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Choi Jong Hoon, Roy, dan Eddy Kim Akui Kesalahannya

Jumat 12 Apr 2019 06:16 WIB

Rep: Noer Qomariah K/ Red: Indira Rezkisari

Seungri tiba kantor kepolisian Seoul, Korsel, Kamis (14/3). Seungri hendak menjalani pemeriksaan kasus pemberian jasa prostitusi ke klien bisnisnya.

Seungri tiba kantor kepolisian Seoul, Korsel, Kamis (14/3). Seungri hendak menjalani pemeriksaan kasus pemberian jasa prostitusi ke klien bisnisnya.

Foto: AP
Kepolisian memastikan kasus Jong Hoon dilanjutkan ke kejaksaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Roy Kim, Eddy Kim, dan eks anggota FT ISLAND Choi Jong Hoon telah mengakui menyebarkan foto yang difilmkan secara illegal. Jong Hoon juga mengaku merekam rekaman ilegal.

Baca Juga

Seperti dilansir dari Soompi, Jumat (12/4), divisi detektif khusus Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengungkapkan pada konferensi pers bahwa kasus Jong Hoon akan diteruskan ke jaksa. Tuduhannya adalah berbagi secara pribadi rekaman ilegal yang diambil dan lima rekaman lainnya dari sumber lain.

Ia dianggap melanggar Undang-Undang Khusus Mengenai Hukuman dari Kejahatan Seksual. Kasus Roy dan Eddy Kim juga akan diteruskan ke kejaksaan karena berbagi foto yang diambil secara ilegal.

Mereka mengaku berbagi foto yang mereka unduh dari internet di grup obrolan. Tetapi tidak untuk syuting foto atau video.

Sebanyak lima orang kasusnya diteruskan ke kantor kejaksaan umum, termasuk Tuan Kim, mantan MD (promotor) Club Arena yang merupakan bagian dari kelompok chat tersebut, untuk syuting dan menyebarkan rekaman illegal.

Penyelidikan seputar Seungri, yang juga menjadi anggota grup chat tersebut, masih berlangsung. Ia dikenai tuduhan berbagi rekaman ilegal, tetapi tidak dikonfirmasi apakah dia merekam video apapun atau tidak.

Selain itu, Seungri dikenai berapa dakwaan lain termasuk perantara praktek prostitusi dan penyuapan. Polisi berencana untuk meneruskan kasusnya ke kantor kejaksaan setelah semua investigasi selesai.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA