Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Geram ke Paparazzi, Scarlett Johansson Ingatkan Kasus Diana

Jumat 12 Apr 2019 11:56 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Christiyaningsih

Scarlett Johansson

Scarlett Johansson

Foto: Allwomenstalk
Johansson menyinggung kecelakan Putri Diana akibat dikuntit paparazzi

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Scarlett Johansson tampak sudah geram atas perilaku paparazzi. Johansson bahkan menyinggung kasus Putri Diana yang mengalami kecelakaan saat tengah dikejar paparazzi.

Johansson mengaku tidak nyaman saat menghadapi kejaran paparazzi di Los Angeles setelah ia meninggalkan studio pascatampil di acara bincang-bincang AS Jimmy Kimmel Live!. Paparazzi bahkan mengejarnya dengan lima mobil yang hampir membahayakan pejalan kaki.

Dalam sebuah pernyataan panjang, Scarlett mengingatkan para paparazzi bahwa yang dilakukan mereka adalah seperti 'permainan menunggu sebelum orang lain terluka parah atau terbunuh, seperti Putri Diana'.

"Bahkan setelah kematian tragis Putri Diana, undang-undang itu tidak pernah diubah untuk melindungi target dari para paparazzi yang tidak patuh hukum," kata dia dikutip laman Huffington Post, Jumat (12/4).

Dia juga menyatakan banyak paparazzi memiliki masa lalu kriminal dan akan melakukan tindakan kriminal untuk mendapatkan kesempatan. Saat dalam kejaran paparazzi, Johansson alhasil langsung mengunjungi kantor polisi terdekat dan menyatakan sudah tugasnya sebagai warga negara mengingatkan pihak berwenang.

Menurut laporan, Johansson hanya mengunjungi kantor polisi namun tidak mengajukan tuntutan ataupun melaporkan kasus kejahatan. Akan tetapi dia meminta agar paparazzi diklasifikasikan sebagai penguntit kriminal berdasarkan hukum.

"Perempuan di seluruh AS dibuntuti, dilecehkan, hukum harus mengatasi penguntitan. Sampai paparazzi dianggap oleh hukum sebagai penguntit kriminal, itu hanya permainan menunggu sebelum orang lain terluka parah atau terbunuh, seperti Putri Diana," kata dia.

Di AS, selebritas dilindungi oleh Amandemen Pertama yang mengabadikan kebebasan pers bagi hukum. Sementara negara bagian yang berbeda memiliki undang-undang sendiri tentang fotografer. Adapun di California adalah ilegal untuk mengambil foto anak-anak selebritas dengan cara yang tidak pantas atau cenderung berbentuk pelecehan.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA