Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Mike Lucock Perankan Ekstremis di Film Laga Police Evo

Jumat 12 Apr 2019 13:21 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Christiyaningsih

Tanta Ginting, Raline Shah, dan Mike Lucock yang memebintangi film Police Evo.

Tanta Ginting, Raline Shah, dan Mike Lucock yang memebintangi film Police Evo.

Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Mike Lucock berperan sebagai ekstremis bernama Najr

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Mike Lucock memerankan sosok ekstremis dalam film laga Police Evo. Sinema kolaborasi antara Indonesia-Malaysia itu siap hadir di bioskop Tanah Air mulai 18 April 2019. Sebelumnya Police Evo sudah lebih dulu tayang di Negeri Jiran pada November 2018.

Baca Juga

"Saya memerankan Najr, anggota kelompok ekstremis yang mengganggu keamanan setempat sehingga tim polisi harus melakukan sesuatu," kata Mike.

Pria 32 tahun itu tidak mau membocorkan lebih banyak tentang karakternya. Mike hanya menyebutkan tokoh yang dia perankan banyak beradegan memegang senjata. Dia bersama aktor dan aktris lain harus berlatih menggunakan senjata dan bela diri sebagai persiapan.

Police Evo melibatkan pemeran dari dua negara. Dari Indonesia, Mike beradu akting dengan Raline Shah, Tanta Ginting, dan Cok Simbara. Pemeran Malaysia antara lain Hasnul Rahmat, Zizan Razak, dan Shaheizy Sham.

Mike mendapat banyak pengalaman menarik selama proses syuting Police Evo yang berlangsung dua tahun silam. Salah satu selebritas Malaysia yang membuatnya banyak belajar adalah aktor senior Hasnul Rahmat.

Di film, Hasnul berperan sebagai Hafsyam alias Saif, ayah dari Najr. Walaupun peran Hasnul dan Mike sangat serius dalam cerita, tidak demikian saat di belakang kamera. Hasnul adalah sosok rendah hati dan humoris.

Mike mengantongi berbagai pengetahuan dari Hasnul, termasuk tentang dunia hiburan di Malaysia. Meskipun ada sejumlah perbedaan bahasa, pemeran Indonesia dan Malaysia bisa berbaur dengan cair selama proses produksi.

"Dari situ saya sadar bahwa dengan perbedaan bahasa dan perbedaan pikiran, tapi dengan passion yang sama akan bisa menyatu," kata Mike yang pernah menjadi VJ MTV itu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA