Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Ariana Grande Tunjukkan Dampak PTSD Lewat Gambar Scan Otak

Ahad 14 Apr 2019 02:45 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Endro Yuwanto

Ariana Grande.

Ariana Grande.

Foto: AP
Ariana terdiagnosis PTSD setelah insiden serangan bom di Manchester Arena.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Insiden serangan bom yang terjadi di Manchester Arena 2017 masih menyisakan trauma mendalam bagi penyanyi Ariana Grande. Ariana terdiagnosis kena post traumatic stress disorder (PTSC) pascainsiden tersebut.

Sejak saat itu, Ariana tampak terbuka dan jujur mengenai masalah kesehatan mentalnya kepada jutaan pengikutnya di media sosial. Belum lama ini, Ariana membagikan sebuah gambar hasil scan otaknya yang terdampak oleh PTSD melalui Instagram Story.

Ada tiga gambar scan otak yang diunggah oleh Ariana. Gambar pertama dan kedua merupakan perbandingan dari hasil scan 'otak sehat' dengan hasil scan 'otak PTSD'. Gambar ketiga yang diunggah Ariana merupakan hasil scan otaknya sendiri.

Bila diperhatikan, gambaran scan otak Ariana lebih menyerupai gambaran scan otak yang kedua, yaitu 'otak PTSD'. Ariana menambahkan tulisan 'lucu dan menakutkan' pada unggahan gambar tersebut dan menambahkan tulisan lain, yaitu 'bukan sebuah candaan'.

PTSD merupakan masalah kesehatan mental yang dipicu oleh pengalaman traumatis atau menakutkan. Ariana terdiagnosis dengan PTSD hanya beberapa bulan setelah insiden serangan bom di Manchester Arena terjadi pada 2017 lalu saat Ariana sedang bernyanyi di atas panggung. Kala itu, serangan bom yang dilakukan oleh seorang laki-laki  menewaskan 22 orang dan melukai banyak orang.

PTSD bisa muncul dalam berbagai cara. Namun secara umum ada beberapa gejala atau tanda PTSD yang bisa diperhatikan seperti munculnya ingatan masa lalu dan mimpi buruk, sensasi fisik seperti nyeri, berkeringat atau gemetar, hingga kecenderungan menghindar. Beberapa masalah kesehatan mental lain dapat muncul akibat dari PTSD.

"Saya selalu mempunyai kecemasan. Saya tidak pernah benar-benar membicarakan ini karena saya pikir semua orang memilikinya, tapi ketika saya pulang ke rumah dari tur, (kecemasan) itu terasa paling berat dibandingkan sebelumnya," jelas Ariana dalam sebuah wawancara seperti dilansir Yahoo! Style.

Keterbukaan Ariana mengenai masalah kesehatan mental yang ia alami mendapatkan respon yang hangat dari para penggemarnya. Para penggemar mengaku bangga kepada Ariana karena ia berani terbuka dalam membicarakan masalah kesehatan mental. "Kekuatanmu memberikan kami kekuatan," tulis seorang penggemar pada unggahan foto Instagram Ariana.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA