Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Pangeran William dan Katy Perry Bicara Isu Kesehatan Mental

Selasa 14 May 2019 09:52 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Christiyaningsih

Pangeran William

Pangeran William

Foto: Reuters
Pangeran William dan Katy Perry bekerja sama untuk Pekan Kesadaran Kesehatan Mental

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pangeran William telah bekerja sama dengan bintang-bintang dunia seperti Katy Perry untuk menandai awal Pekan Kesadaran Kesehatan Mental 2019. Dalam program ini, mereka akan menyuarakan pesan 60 detik yang akan disiarkan secara serentak di ratusan stasiun radio Inggris pada pukul 10.59 pagi pada Senin (13/5) atau lebih dikenal sebagai Menit Kesehatan Mental.

Baca Juga

Duke of Cambridge akan bergabung dengan bintang pop Katy Perry, aktor dan penulis Stephen Fry, aktris serial The Good Place Jameela Jamil, dan penyanyi Inggris Alesha Dixon. Lima wajah terkenal itu berkumpul untuk membicarakan tentang nilai mendengarkan dan peran positif yang dapat dimainkannya dalam hal kesehatan mental.

Pesan mereka akan menekankan pentingnya berbicara tentang kesehatan mental dan bagaimana mendengarkan tidak dapat diremehkan. Program ini mencoba mendekatkan kesehatan mental kepada masyarakat Inggris.

Program ini dipimpin oleh bos di badan industri Radiocentre, bekerja dengan kepala amal di Heads Together. Sedangkan kampanye kesehatan mental dipelopori oleh The Royal Foundation of Duke dan Duchess of Cambridge dan The Duke dan Duchess of Sussex.

Dikutip dari Aceshowbiz, Selasa (14/5), kampanye Menit Kesehatan Mental membuat sejarah pada tahun 2018. Pada saat itu, program ini disiarkan ke salah satu audiensi kolektif radio terbesar yang pernah ada dengan stasiun-stasiun dari BBC dan unit radio komersial.

Siaran tahun lalu, yang juga disuarakan Pangeran William, mengatasi stigma berbicara tentang kesehatan mental. Pada saat itu tokoh yang juga terlibat seperti aktor Dame Judi Dench dan David Harewood serta Lady Gaga.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA