Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Madonna Tampilkan Bendera Israel-Palestina di Panggung

Senin 20 Mei 2019 12:34 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Penyanyi Madonna.

Penyanyi Madonna.

Foto: AP
Penampilan Madonna jadi sentilan bagi konflik Israel-Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Ratu pop Madonna memberikan kejutan dengan menghadirkan bendera Israel dan Palestina di atas panggung. Hal itu dia lakukan saat tampil di kompetisi menyanyi tahunan Eurovision di Kota Tel Aviv, Israel, Sabtu (18/5).

Musisi 60 tahun tersebut membawakan dua lagu pada gelaran kontes. Mengenakan jubah hitam dan penutup mata, Madonna memulai dengan lagu klasik rilisan 1989, "Like A Prayer". Lantas, kejutan mencengangkan hadir saat lagu kedua.

Madonna menampilkan single terbarunya, "Future", berkolaborasi dengan rapper Amerika Serikat Quavo. Selama mereka bernyanyi, dua penari latar saling berpelukan. Masing-masing mengusung bendera Israel dan bendera Palestina.

Sejumlah penari lain juga berjatuhan ke tanah, mengenakan masker gas. Penampilan ditutup dengan Madonna dan Quavo saling berpegangan tangan. Kalimat "Wake Up" atau bangunlah muncul di layar besar di belakang mereka.

Momen itu tidak luput dari perhatian penonton dan warganet. Penggemar segera menyadarinya sebagai sentilan terhadap konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Aksi panggung tersebut disiarkan secara langsung.

European Broadcasting Union yang memproduksi kontes Eurovision mengatakan elemen penampilan itu tidak ada pada saat geladi resik. Mereka memprotes karena Eurovision bukan gelaran politis dan Madonna sudah mengetahuinya.

Perwakilan Madonna menanggapi keberatan itu dengan mengeluarkan pernyataan bahwa "pesan perdamaian tidak bersifat politis". Penampilan malam itu menuai berbagai respons dari penonton. Sebagian memuji dan lainnya menyampaikan kritikan.

Sebelum tampil, Madonna muncul pada sesi wawancara singkat di siaran langsung Eurovision. Dia mengutip lirik dari lagu "Music" rilisan 2000 bahwa musik membuat orang-orang berkumpul. Musiklah alasan Madonna hadir malam itu.

"Satu hal yang membuat saya datang dan membawa semua orang ada di sini malam ini adalah musik, jadi jangan pernah meremehkan kekuatan musik untuk menyatukan kita," ujarnya.

Madonna akan mempromosikan album terbarunya, Madame X, dengan menggelar tur di bioskop seluruh dunia sepanjang 2020. Perilisan album dijadwalkan pada 14 Juni 2019, dikutip dari laman Channel News Asia.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA