Tuesday, 1 Rajab 1441 / 25 February 2020

Tuesday, 1 Rajab 1441 / 25 February 2020

Soal Atlet Hamil, Serena: Nike Telah Belajar dari Kesalahan

Selasa 28 May 2019 21:48 WIB

Red: Endro Yuwanto

Serena Williams

Serena Williams

Foto: Instagram
Nike mendukung atlet putri yang hendak berkeluarga dan ingin jadi seorang ibu.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Petenis putri Amerika Serikat (AS) Serena Williams mengatakan bahwa Nike sudah belajar dari kesalahan. Ini setelah raksasa peralatan olahraga itu mengubah kebijakan usai mendapat kritik karena memotong pembayaran sponsor kepada beberapa atlet yang sedang hamil.

Pihak Nike, Sabtu (25/5) lalu mengatakan akan menghapus kebijakan pengurangan bayaran selama 12 bulan kepada atlet yang hamil dan melahirkan. Perubahan kebijakan oleh Nike tersebut bisa jadi dipengaruhi oleh fakta bahwa Serena Williams tampil sebagai juara turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2017, justru saat ia sedang hamil dua bulan.

Dalam perjanjian sponsorship dengan atlet, terdapat klausul bahwa akan dilakukan pengurangan pembayaran jika atlet tidak mencapai penampilan seperti yang ditargetkan.

"Saya mengerti bahwa Nike sudah banyak mendukung atlet putri dan mereka sudah melakukan pembicaraan dengan saya bahwa mereka ingin membuat perubahan," kata Serena kepada wartawan setelah mengalahkan petenis Russia Vitalia Diatchenko 2-6, 6-1, 6-0 di babak pertama Prancis Terbuka, dikutip Reuters, Selasa (28/5).

Nike, lanjut Serena, ingin mendukung atlet putri yang hendak memiliki keluarga dan ingin menjadi seorang ibu. Ia pun gembira dengan pernyataan Nike. "Ini semua adalah soal belajar dari kesalahan dan melakukan hal-hal yang lebih baik," kata salah satu sosok ternama yang dikontrak Nike.

The New York Times melaporkan bahwa perjanjian sponsor dengan Serena tetap utuh selama ia hamil, yang menurut juara 23 kali turnamen grand slam itu, sudah membuktikan dukungan Nike terhadap atlet yang hamil. "Saya merasa pada saat waktu terus berjalan, teknologi berubah, dunia berubah dan orang menyadari bahwa kami juga harus mengubah kebijakan," katanya.

Setelah membuat pernyataan tersebut, Serena pun masuk lapangan Philippe Chatrier dengan menggunakan kostum Nike yang bertuliskan empat kata dalam bahasa Prancis: Mere, Championne, Reine, Deesse (Ibu, Juara, Ratu, Dewi).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA