Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Hiduplah Indonesia Maya Kembali Hadir di Lima Kota

Senin 24 Jun 2019 20:43 WIB

Rep: MGROL/ Red: Christiyaningsih

Pandji Pragiwaksono saat konferensi pers, Senin (24/6).

Pandji Pragiwaksono saat konferensi pers, Senin (24/6).

Foto: Republika/MGROL
Pada Agustus-Oktober tahun ini, Pandji akan mengadakan tur Hiduplah Indonesia Maya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pandji Pragiwaksono mencoba mengulang kesuksesan yang sama seperti April lalu melalui pertunjukan stand up comedy. Show yang berjudul Hiduplah Indonesia Maya itu sempat diselenggarakan di De Tjolomadoe Hall, Solo,

Pada Agustus-Oktober tahun ini, Pandji akan mengadakan tur Hiduplah Indonesia Maya di beberapa kota lain di Indonesia. Rangkaian tur diselenggarakan di lima kota yakni Surabaya (17 Agustus), Bandung (31 Agustus), Medan (21 September), Makassar (5 Oktober), dan Balikpapan (26 Oktober).
 
Tak sendirian, Pandji akan mengajak tiga komika lainnya yang ditunjuk sebagai pembuka di setiap kota. Mereka adalah Awwe (Surabaya dan Medan), Afif (Makassar), dan Barry (Bandung dan Balikpapan).

Bicara soal materi yang akan dibawakan Pandji dan para komika lainnya, secara garis besar materi-materi yang disampaikan masih sama seperti di Solo. Materi berisi seputar keindonesiaan dan kelakuan warga Indonesia di dunia maya.

Ada pula materi andalan bernama Septictank yang membahas soal politik dan pasca-pilpres. Namun, Pandji berjanji akan memberikan materi tambahan yang lebih segar.

“Akan ada penambahan-penambahan dari yang di Solo. Ke depan, pembahasan pilpres kan nggak kelar-kelar nih. Jadi akan menarik pembahasan yang sebelumnya sebagai suatu pembelajaran. Di luar hasil MK akan ada rekonsiliasi atau apapun yang terjadi, ada pelajaran lain yang bisa diambil,” ujar Pandji saat jumpa pers di Hard Rock Café, Pacific Place Jakarta, Senin (24/6).

Selain di lima kota tersebut, Pandji juga berniat menyelenggarakan di satu kota lagi yakni di Jakarta. Namun, saat ditanya lebih jauh Pandji tak ingin berkomentar banyak.

“Nanti kita bahas di lain kesempatan. Penjualan tiketnya juga tidak bareng dengan yang ini. Promosinya belum sesignifikan yang lima kota ini,” jelasnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA