Thursday, 16 Jumadil Akhir 1440 / 21 February 2019

Thursday, 16 Jumadil Akhir 1440 / 21 February 2019

Joko Anwar Siapkan Adegan Istimewa untuk Film OKB

Selasa 22 Jan 2019 18:06 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Film Orang Kaya Baru.

Film Orang Kaya Baru.

Foto: Dok Screenplay Films/Legacy Pictures
Inspirasi film OKB berasal dari pengalaman masa kecil Joko Anwar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film Orang Kaya Baru (OKB) menandai kali keempat sineas Joko Anwar kembali menulis skenario bergenre drama komedi. Sebelumnya, dalam genre sama dia menulis naskah Arisan! (2003), Janji Joni (2005), dan Quickie Express (2007).

"Sudah lama ingin bekerja sama dengan Ody C Harahap. Skenario ini khusus saya tulis untuk dia. Menurut saya, dia adalah salah satu sutradara terbaik Indonesia yang paling bisa menerjemahkan naskah menjadi film yang baik," kata pria 43 tahun kelahiran Medan itu.

Joko bercerita, inspirasi utama skenario OKB adalah pengalaman pribadinya semasa kecil. Dia berasal dari keluarga yang hidup pas-pasan dan sempat berkhayal seandainya sang ayah hanya pura-pura miskin seperti dalam naskah yang ditulis.

Dalam balutan fiksi, ide utama itu dikembangkan Joko dengan terus berdiskusi bersama Ody dan produser dari Screenplay Films serta Legacy Pictures. Meski pada beberapa bagian cukup imajinatif, Joko yakin banyak orang pernah membayangkan hal sama.

Ada satu tokoh yang menjadi representasi Joko kecil dalam naskah, yaitu karakter bernama Dodi (Fatih Unru). Dia adalah adik dari Duta (Derby Romero) dan Tika (Raline Shah), anak dari pasangan Bapak (Lukman Sardi) dan Ibu (Cut Mini).

Kenakalan yang dilakukan Dodi dalam film beberapa diambil dari kejahilan sungguhan Joko semasa kecil, misalnya masuk ke bak air saat mandi. Sutradara dan produser itu menjelaskan, hampir selalu ada bagian yang pernah dia alami sendiri pada semua naskah film yang dia tulis.

Bagian yang menurut Joko istimewa, ada banyak adegan makan bersama dalam skenario. Menurut dia, makan bersama adalah kegiatan inti yang melambangkan kebersamaan dan kehangatan keluarga. Ketika makan, semua anggota keluarga bisa berbincang dan berbagi pengalaman.

Joko sengaja menyoroti hal itu untuk mengajak keluarga Indonesia kembali melakukannya seperti yang dilakukan keluarga Tika dalam film. Dia pun rindu bersama-sama menyantap masakan yang dimasak ibu sambil saling bercerita.

"Mungkin sekarang sudah jarang keluarga yang masih membiasakan makan bersama. Coba kalau setiap hari dimulai lagi," ujar Joko yang juga menyutradarai film pahlawan super Gundala dengan jadwal rilis Juli 2019.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES