Kamis, 14 Rajab 1440 / 21 Maret 2019

Kamis, 14 Rajab 1440 / 21 Maret 2019

James Cameron Janjikan Dunia Bawah Air Avatar yang Beda

Rabu 20 Feb 2019 12:00 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari

Sutradara James Cameron

Sutradara James Cameron

Foto: EPA
Aquaman memberikan pijakan bagi Cameron untuk berkarya lebih di Avatar.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- James Cameron merupakan sosok disegani dalam industri film dunia. Ia akan merilis sekuel Avatar dengan tema bawah air. Cameron namun mengaku memiliki perasaan rumit karena film Aquaman yang sudah lebih dahulu menjelajah dunia tersebut.

Baca Juga

Sutradara Titanic itu mengatakan, film berikutnya membuatnya sangat senang. Sebab, film tersebut merupakan gambaran yang tidak pernah dibuatnya karena menggabungkan sebuah mimpi dengan kenyataan.

"Itu ada di suatu tempat antara lansekap mitos Yunani dan lansekap dongeng. Dan orang-orang hanya melakukan di bawah air karena mereka mendorong diri mereka secara mental? Saya tebak? Saya tidak tahu. Tapi itu keren," kata Cameron, dikutip dari EW, Rabu (20/2).

Untuk mendapatkan gambaran yang diinginkan, Cameron pun menghabiskan banyak waktu di dalam air. Sebab, dia ingin filmnya benar-benar terlihat nyata.

"Dan omong-omong, (Aquaman) tidak membantu kami dengan masalah kami untuk benar-benar memahami lautan dan menjelajahi lautan dan menjaga lautan. Meskipun mereka melemparkan beberapa hal seperti ikan paus dan hal-hal seperti itu untuk mengingatkan kami menggunakan laut sebagai tempat pembuangan sampah, jadi saya memuji film itu," ujar sutradara The Terminator.

Cameron secara terang-terangan menampik Aquaman memberi informasi tambahan untuk proyek selanjutnya. Meski begitu, dia pun tetap menaruh hormat atas ide yang dikembangkan untuk ditunjukkan sebagai penghormatan bagi lautan.

"Ya, saya tidak bisa membuat film itu. Kami melakukan banyak hal di bawah air di sekuel Avatar dan itu akan memiliki perasaan yang berbeda," ujar Cameron menekankan titik perbedaan untuk kedua film.

Aquaman memperlihatkan pemandangan bawah lautnya dengan memanfaatkan efek suara dan kemudian menambahkan efek air setelah produksi dengan komputer. Sedangkan untuk sekuel Avatar, Cameron memelopori teknik yang belum pernah dilihat sebelumnya yang memungkinkannya melakukan pembuatan film di bawah air.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA