Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Aksi Ridwan Kamil dan Gibran Rakabuming di Yowis Ben 2

Sabtu 09 Mar 2019 12:00 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Ani Nursalikah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil muncul dalam film Yowis Ben 2.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil muncul dalam film Yowis Ben 2.

Foto: Starvision
Film melibatkan banyak figur publik dalam kemunculan singkat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yowis Ben 2, film arahan Fajar Nugros bersama Bayu Skak, meramu drama dan komedi mengenai kehidupan anggota band. Sinema berdurasi 109 menit itu melibatkan banyak figur publik dalam kemunculan singkat, baik menjadi diri sendiri atau tokoh lain.

Baca Juga

Penonton pasti tidak asing dengan Siti Badriah, Gading Marten, Rocket Rockers, Joe P Project, serta komedian legendaris Cak Kartolo dan Cak Wito. Dua nama yang aksinya cukup menarik perhatian, termasuk Ridwan Kamil dan Gibran Rakabuming.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan putra sulung Presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming muncul saat para tokoh utama sudah hijrah ke Bandung. Akting mereka tidak memakan porsi banyak, tetapi tetap kocak dengan cara masing-masing.

Yowis Ben 2 memanfaatkan keterkenalan identitas yang sudah melekat pada dua sosok tersebut. Kemunculan Ridwan Kamil berlangsung pada sebuah pameran tentang Bandung. Gibran menjadi pegawai magang di gerai martabak Markobar.

Sudah bisa ditebak Ridwan muncul dengan ekspresi ramahnya, sedangkan Gibran dengan ekspresi dingin yang kadang membuat jengkel. Bedanya, dialog Ridwan hanya seputar Bandung, sedangkan Gibran cukup berjasa mengantarkan tokoh utama ke rangkaian plot selanjutnya.

Penikmat film bisa menyimak sendiri aksi dua tokoh tersebut di bioskop mulai 14 Maret 2019. Yowis Ben 2 melanjutkan kisah empat sahabat bernama Bayu (Bayu Skak), Doni (Joshua Suherman), Nando (Brandon Salim), dan Yayan (Tutus Thomson).

Fajar Nugros berharap, film bisa mendapat penerimaan yang baik dari penonton. Sebagai informasi, film pertama Yowis Ben menjaring 950 ribu penonton. Sebagai sutradara, Fajar tidak ingin sekuel menjadi berlebihan karena kesederhanaan adalah kekuatan utama.

"Yowis Ben 2 tetaplah film yang sederhana, penuh tawa, namun memiliki nilai-nilai, baik itu nilai agama maupun nilai sosial. Kami percaya, lewat tawa yang membahana, kami bisa menyampaikan nilai-nilai kehidupan itu," ujar Fajar.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA