Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Film Bebas Hadirkan Lagu-Lagu Lawas Era 90-an

Kamis 14 Mar 2019 07:13 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Para pemeran dan tim produksi film Bebas pada konferensi pers di Jakarta Selatan. Bebas merupakan karya adaptasi Miles Films dari sinema drama populer Korea Selatan berjudul Sunny.

Para pemeran dan tim produksi film Bebas pada konferensi pers di Jakarta Selatan. Bebas merupakan karya adaptasi Miles Films dari sinema drama populer Korea Selatan berjudul Sunny.

Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Salah satu lagu lawas yang pasti hadir adalah "Bebas" dari Iwa K.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Siapapun yang sudah menyimak film drama komedi Korea Selatan Sunny, pasti ingat betul tentang latar musik lawas yang kental dalam film. Hal sama juga akan hadir dalam film versi Indonesia yang berjudul Bebas.

"Ada lebih dari 10 lagu lawas tahun 1990-an pada film, tapi judulnya belum bisa dibocorkan. Momen menggairahkan saat kami bisa memotret ulang kebangkitan musik dan budaya pop pada era tersebut," kata produser film, Mira Lesmana.

Satu-satunya judul yang sudah dipublikasikan kepada media dan publik adalah lagu "Bebas" milik Iwa K. Selain menjadi tajuk film, lagu tersebut menjadi latar tayangan singkat yang memperkenalkan para pemeran film Bebas.

Film dibintangi Marsha Timothy, Susan Bachtiar, Indy Barends, Widi Mulia, Baim Wong, Maizura, Sheryl Sheinafia, Agatha Pricilla, Zulfa Maharani, Lutesha, Syifa Hadju, Amanda Rawles, dan masih banyak lagi. Nama tokoh yang mereka perankan akan diumumkan kemudian.

Bebas mengisahkan lima perempuan dan satu laki-laki yang bersahabat semasa SMA. Mereka terpaksa terpisah karena sebuah peristiwa. Selang 23 tahun berlalu, salah satu dari mereka sakit keras dan sisa hidupnya diprediksi tak lagi lama.

Dia berharap bisa berjumpa dengan kelima sahabatnya untuk terakhir kali. Film bergantian memperlihatkan dua linimasa berbeda, masa sekarang di mana mereka sudah dewasa dan masa remaja mereka di tahun 1996.

Sutradara film, Riri Riza, mengatakan bahwa film bakal menampilkan masa 90-an secara lengkap. Mulai dari musik, tren mode, sampai kehidupan remaja pada era tersebut. Menurut dia, era itu adalah periode yang menarik, di mana banyak perubahan terjadi di Indonesia.

"Selain menjadi hiburan, saya berharap film ini juga bisa menjadi sebuah refleksi. Bagaimana kehidupan hari ini terbentuk karena banyak nostalgia di masa lalu," kata Riri.

Baca Juga

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA