Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Muhammadiyah Sarankan Adegan Vulgar Film After Diedit

Kamis 18 Apr 2019 20:33 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Salah satu adegan dalam film After.

Salah satu adegan dalam film After.

Foto: International Business Times
Film After memuat adegan vulgar yang diperankan aktor remaja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PP Muhammadiyah melayangkan kecaman terhadap film After yang diputar di bioskop sejak 16 April lalu karena memuat adegan yang dianggap terlalu vulgar. Film After menggambarkan kehidupan remaja dan pergaulan ala masyarakat sekuler.

"Banyak dialog dan adegan yang tidak sesuai dengan budaya dan masyarakat Indonesia yang relijius," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'thi di Jakarta, Kamis.

Melalui keterangan tertulis Mu'thi menyatakan, film After bisa mempengaruhi pola pikir dan pergaulan remaja yang cenderung bebas dan mengabaikan nilai-nilai dan norma luhur budaya bangsa Indonesia. Dengan longgarnya sistem seleksi penonton di bioskop, film kategori kategori Dewasa (17+) itu bukan mustahil juga disaksikan pemirsa di bawah umur.

"Kalau pun mau tayang, film After harus dilakukan editing dan sensor yang ketat," kata dia.

Sementara itu, artis Gusti Randa mengakui After memang memunculkan kontroversial, terutama dari sisi penggambaran yang tidak sesuai dengan budaya timur. Tetapi, menurut dia, justru di situlah sisi menariknya.

Gusti mengatakan film tersebut menggambarkan budaya barat yang lebih terbuka. Itu justru memancing penonton untuk ingin tahu.

Di sisi lain, Gusti memperkirakan bahwa masyarakat juga akan tertarik menyaksikan After karena dalam dunia film terdapat siklus, dimana masyarakat akan mengalami kejenuhan dengan genre film tertentu, misalnya horor.

Febri Sihombing dari Komunitas Anak Nonton menanggapi kontroversi After yang dinilai menampilkan adegan dewasa sementara pemain dan ceritanya mengangkat dunia remaja menyatakan, melalui film ini orang tua justru bisa mengantisipasi anak remajanya yang memasuki usia pubertas. Dalam konteks itulah, menurutnya, beberapa adegan dalam film ini tidak perlu dipersoalkan, termasuk ketika Tessa dan Hardin Scott berkencan di sekitar danau.

"Jangan hanya karena atas nama budaya maka adegan yang sebenarnya bisa menjadi unsur kekuatan dan penghibur film justru dihapuskan," ujar Febri.

Film After yang diangkat dari novel Wattpad karya Anna Todd ini mengisahkan seorang siswa berdedikasi, Tessa Young (Josephine Langford) , yang tertarik dengan pemuda yang mempunyai sisi misterius, Hardin Scott (Hero Fiennes Tiffin).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA