Minggu, 18 Zulqaidah 1440 / 21 Juli 2019

Minggu, 18 Zulqaidah 1440 / 21 Juli 2019

Begini Aksi Abdee Slank Dengan Motivator Merry Riana di Acara Pemuda

Jumat 21 Feb 2014 14:43 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Abdee Slank

Abdee Slank

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Lobby Wisma Soegondo Djojopuspito di komplek Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP PON) di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (20/2) meriah dengan kehadiran ratusan pemuda dari berbagai daerah yang tergabung dalam komunitas Pemuda Cinta Damai.

Mereka datang ke komplek yang asri dan berlokasi di hadapan pusat perbelanjaan Cibubur Junction itu bukan untuk berunjuk rasa, tapi untuk menghadiri "talkshow" dengan pembicara Menpora Roy Suryo. Acara yang digelar dalam rangka pencanangan "Tahun Kebangkitan Pemuda" oleh Menpora Roy Suryo dan Kepala PP PON Yuni Poerwanti juga menghadirkan Abdee Negara Nurdin anggota grup musik Slank dan Merry Riana, pengusaha dan motivator muda.

Pada acara talkshow bertema 'Menggali Potensi, Membangun Negeri', Abdee yang datang ke Cibubur sendirian, tampil dengan ciri khasnya, celana jins, jaket kulit dan kacamata hitam yang digantung dikaos oblongnya. Sementara Merry Riana, pengusaha muda namanya mulai melambung sebagai motivator, seperti biasa tampil rapi, berbalut baju berwarna merah.

Keberadaan Abdee dan Merry dalam acara tersebut dirasa sangat pas karena mereka saat ini merupakan simbol pemuda kreatif. Grup Slank yang sudah berdiri sejak 30 tahun lalu itu sudah berhasil melepaskan diri dari jeratan narkoba dan bahkan dinobatkan sebagai Duta Antikorupsi oleh KPK serta Duta Kebersihan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

PT Liga Indonesia pun tidak mau ketinggalan dan menggandeng Slank sebagai duta Liga Super Indonesia (ISL) musim 2012-13 lalu, sehingga lagu 'Maju Terus Pantang Mundur' pun menjadi lagu wajib disetiap pertandingan.

Sementara Merry Riana juga mempunyai prestasi yang tidak kalah hebat di bidang enterpreneur karena melalui kerja keras dan keuletan yang luar biasa, wanita kelahiran Jakarta 29 Mei 1980 berhasil menembus penghasilan sebesar 1 juta dolar AS dalam usia 26 tahun.

Kalau Abdee bersama Slank ingin menularkan 'virus' kreativitas melalui jalur musik, maka Merry menularkan energi positif melalui kegiatan aktivitas sebagai motivator, yang berdasarkan pengalaman pribadi sejak mengatasi masa sulit sejak remaja yang membuatnya harus mengungsi ke Singapura akibat Kerusuhan Mei 1998.

Kepada para peserta yang tampak antusias mengikuti talkshow tersebut, Abdee menegaskan bahwa pada dasarnya, setiap manusia dibekali oleh bakat masing-masing dan hanya akan berkembang jika terus diasah.

"Setiap orang punya impian dan konsistenlah dengan impian itu jika ingin sukses. Saya dari kecil sudah punya impian sebagai seorang pemusik dan mimpi itu saya jaga terus secara konsisten sampai lebih dari tiga puluh tahun," kata Abdee yang beberapa waktu lalu menggelar Konser 30 Tahun Slank di Stadion Utama Senayan Jakarta.

Demikian pula halnya dengan Merry Riana yang telah menginspirasi jutaan pemuda Indonesia melalui perjuangan keras dan semangat pantang menyerah yang dituangkan dalam buku 'Mimpi Sejuta Dolar'.

Profil kesuksesan Merry Riana mulai dikenal setelah muncul di artikel The Strait Times pada 26 Januari 2007 yang berjudul 'She's made her first million at just age 26' (Ia mencapai satu juta dolar pertamanya di usia 26 tahun"). Merry Riana aktif sebagai pembicara di berbagai seminar, perusahaan, sekolah dan media massa di Singapura dan beberapa negara di Asia Tenggara.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA